Ipmalmizan – UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menambah tiga program studi (prodi) baru pada tahun ajaran 2024/2025. Tiga prodi baru tersebut yaitu Sains Data, Informatika, dan Bisnis Digital. Berbeda dengan prodi lainnya yang berada di Kampus II Kajen kabupaten Pekalongan, tiga prodi baru ini melaksanakan kegiatan perkuliahan di Kampus I Panjang Kota Pekalongan.
Terhitung sejak awal tahun 2022, semua prodi di UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan sudah beralih ke Kampus II Kajen. Hal ini menyebabkan beberapa fasilitas perkuliahan yang ada di Kampus I Panjang menjadi tidak terpakai. Namun, sejak bulan Februari 2024 perbaikan fasilitas yang sempat ditinggalkan mulai diperbaiki untuk menyambut mahasiswa baru (maba) dari tiga prodi baru.
“Untuk mempersiapkan ruang kelas dan Laboratorium prodi baru dilakukan sejak bulan Februari 2024, bersamaan dilantiknya tiga Kaprodi baru oleh Pak Rektor, kami mempersiapkan 6 ruang dan 1 Lab” Kata Tamamudin selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), ketika diwawancarai pada Senin (7/10).

Menurut beberapa mahasiswa, fasilitas yang berada di Kampus I Panjang sudah cukup memadai. Ruang kelas dilengkapi dengan fasilitas yang baru seperti AC. Mahasiswa juga tak khawatir jika kelaparan karena sudah ada Kantin dengan harga yang murah.
“Untuk Fasilitas baru semua, baik AC, komputer, dan lain-lainnya, kelasnya sendiri dirasa ngga panas dan ngga dingin banget. Jadi ya standar lah, kemudian disini juga ada kantin dan makanan yang murah-murah,” ujar IP dan DP, mahasiswa Prodi Informatika.

IP dan DP menambahkan, jika fasilitas yang dinilai kurang adalah penyediaan ruang diskusi seperti Perpustakaan. Mahasiswa tiga prodi baru, yang kebanyakan sewa kos di sekitar Kampus I merasa harus bolak-balik ke Kampus II jika ingin mencari bahan diskusi.
Hal serupa juga disampaikan oleh M, D, dan S, mahasiswa prodi Sains Data.
“Kejauhan, jadi harus bolak-balik ke perpustakaan Kampus II kalau tugasnya ngga bisa cari online,” ungkap M, D, dan S.
Menanggapi keluhan mahasiswa terkait perpustakaan, Tamamudın menjelaskan perihal rencana dibuatnya perpustakaan mini di Kampus I Panjang.
“Kita sudah menyampaikan ini ke perpustakaan agar perpustakaan membuat perpustakaan mini di Kampus 1, tapi kan lagi-lagi butuh proses. Artinya pihak perpustakaan juga butuh masukan-masukan dari para kaprodi dan dosen dosen yang mengajar di tiga prodi baru tersebut, terkait buku-buku apa saja yang harus dipenuhi,” Ujar Tamamudin.
Penulis: Ratna Puji Astuti
Editor: Dina Fitriana
Tim Liputan: Amin, Ratna, Tika






