lpmalmizan – UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan resmi menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) II pada Rabu (9/9). Ajang bergengsi antar-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini resmi dibuka dengan mempertandingkan 27 cabang lomba yang diikuti oleh 1.495 atlet, 626 official, serta didukung 147 wasit profesional.
Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Zaenal Mustakim, menjelaskan bahwa terdapat 27 cabang yang dipertandingkan, terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu 10 cabang olahraga, 8 cabang seni, dan 9 cabang ilmiah, yang diikuti oleh kontingen dari 13 PTKIN se-Jawa dan Madura yang akan berlangsung selama empat hari ke depan.
“Tidak lupa, selama empat hari ke depan kita akan mempertandingkan sebanyak 10 cabang olahraga, 8 seni, dan 9 ilmiah. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar,” ujar Zaenal.
Dua puluh tujuh cabang olahraga meliputi tenis meja, bulu tangkis, catur, pencak silat, karate, taekwondo, futsal, bola voli, e-sport, wall climbing, MTA, MHQ, MSQ, kaligrafi, pop solo Islami, da’i-da’iyah, film pendek, cipta dan baca puisi mahasiswa asing, debat bahasa Arab, debat bahasa Inggris, debat bahasa Inggris, debat konstitusi, MFQ, LKTI, karya inovasi media pembelajaran, MQK, business plan, dan peradilan semu.
Dalam sesi wawancara, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Gus Dur Pekalongan, Shinta Dewi Rismawati, menjelaskan bahwa acara ini sejatinya dilaksanakan sejak dua tahun yang lalu dan sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 dan kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu, ya. Hampir semua PTKIN itu menunggu-nunggu karena selama masa Covid itu sempat vakum satu tahun sehingga acara yang seharusnya di tahun kemarin, tapi kemarin ada kebijakan efisiensi anggaran sehingga kemudian dimundurkan tahun ini. Dan alhamdulillah, kampus-kampus lain juga sangat respons sehingga bisa terselenggara,” ujar Shinta.
Apresiasi juga datang dari peserta bernama Iqbal selaku kontingen dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Ia menilai penyelenggaraan tahun ini jauh lebih matang dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, berbagai kekurangan dari PORSI JAWARA dulu kini berhasil dibenahi dengan baik oleh panitia.
“Harapan terbesarnya, semoga hal-hal baik di PORSI JAWARA II ini bisa terus dipertahankan dan di PORSI JAWARA III nanti bisa jauh lebih baik lagi,” ujar Iqbal.
Penulis: Dinda Putri Andina
Tim liputan: Azki, Dinda, Muslimah, Bagas
Editor: Sausan Zahra






