lpmalmizan – Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) II digelar di UIN K.H. Abdurahman Wahid (Gusdur) Pekalongan selama empat hari, Rabu-Sabtu (9-12/8). Berbagai cabang olahraga dan seni dipertandingkan, salah satunya bola voli.
Sejumlah peserta menilai terkait kondisi lapangan bola voli putri. Salah satu peserta bola voli putri UIN Salatiga, Julianti menilai bahwa permukaan lapangan bola voli putri dianggap masih kurang keras dan padat.
”Lapangannya kurang keras, sebenernya kalau tidak dicor ngga papa sih tapi tanahnya dikerasi dikit. Maksudnya tanahnya kurang padat kayak jeblog,” ujarnya.
Hal yang serupa disampaikan oleh peserta bola voli putri asal UIN Salatiga, Aviska mengatakan ukuran lapangan sudah sesuai, tetapi permukaannya masih perlu diperbaiki agar lebih nyaman digunakan untuk pertandingan.
“Kalau untuk lebarnya sesuai, mungkin di lapangannya saja, biasanya di-plester,” jelasnya.
Di samping itu, dari pihak panitia atau official menjelaskan, bahwa kondisi lapangan bola voli dianggap telah memenuhi standar pertandingan.
Official cabang perlombaan bola voli, Asep Suraya Maulana menyampaikan bahwa dalam proses prasarana lapangan bola voli ini terdapat tim khusus yang ikut memantau.
“Insyaallah sudah memenuhi standar, kemarin memang walaupun agak dadakan tapi ada pelatih, ada tim khusus yang memantau untuk pembuatan lapangan. Tim pelatih, wasit dari luar semua, profesional semua, jadi lapangan harus sesuai ukuran pertandingan nasional,” ujar Asep.
Asep menjelaskan persiapan lapangan bola voli memang dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. Meskipun demikian, pihak panitia tetap berusaha mengondisikan lapangan agar dapat digunakan untuk pertandingan.
Penulis: Alfy Minatik
Tim liputan: Alfy, Khairunnisa, Chusma, Syifaul, Asmul
Editor: Achmad Bagas Pranata






