lpmalmizan – Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan, Zaenal Mustaqim, menyampaikan bahwa pihaknya sebagai tuan rumah tidak menargetkan juara umum. Pernyataan ini ia sampaikan dalam sambutannya pada acara opening ceremony PORSI JAWARA II di Gedung Student Center UIN Gusdur, Rabu (9/9).
Namun demikian, Ketua Kontingen UIN Gusdur Pekalongan, Lutfi Maulana, optimistis masuk dalam jajaran lima besar. UIN Gusdur Pekalongan tahun ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah PORSI JAWARA II 2026.
Ajang kompetisi ini diikuti oleh 1.495 atlet dari 13 PTKIN se-Jawa dan Madura. Rektor UIN Gusdur Pekalongan menjamin ajang ini akan terlaksana dengan menjunjung keadilan dan sportivitas.
“UIN Pekalongan walaupun menjadi tuan rumah, tidak menargetkan untuk juara umum,” ujar Zaenal.
Ia menegaskan bahwa UIN Gusdur Pekalongan akan menjunjung tinggi kejujuran, semangat, dan sportivitas. Ia menerangkan bahwa terdapat 147 juri yang telah diuji untuk menyukseskan pertandingan ini.
“Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar. Di samping itu, juga ada hakim dan juri yang kita impor dari luar Jawa Tengah,” lanjutnya.
Menanggapi ucapan Rektor tersebut, Ketua Kontingen UIN Gus Dur Pekalongan, Lutfi Maulana, mengartikan pernyataan tersebut sebagai bentuk upaya menjaga sportivitas dalam penyelenggaraan PORSI JAWARA II.
“Meskipun Pak Rektor tidak menargetkan juara umum karena memang itu bukan bagian dari bahasa yang bisa langsung diartikan, karena posisinya kita adalah tuan rumah. Kalau kita tuan rumah menginginkan juara umum maka akan mengindikasikan berbagai hal termasuk berkompetensi. Tapi target dari kita sendiri insya Allah kita masih optimis di minimal lima besar,” jelas Lutfi.
Lutfi menjelaskan bahwa kontingen UIN Gusdur Pekalongan telah mempersiapkan ajang ini dengan sebaik-baiknya. Ia menerangkan bahwa total 120 atlet perwakilan dari UIN Gusdur Pekalongan siap meraih juara.
“Secara persiapan kita selalu intens melakukan TC, baik dari bulan Agustus sampai bulan ini dan ketika H-10 hari kita juga tetap tiap hari latihan. Artinya ini bagian dari modal besar kita,” ucap Lutfi.
Nisa, salah satu perwakilan kontingen UIN Gusdur Pekalongan dalam cabang lomba inovasi media pembelajaran mengungkapkan peran kampus dalam mendampingi atlet sejak beberapa bulan yang lalu.
“Sebenarnya kalau persiapannya itu kita tuh udah dari Juli terus dari inovasi media pembelajaran ini juga ada official-nya atau dosen pendampingnya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kampus memberikan arahan agar seluruh atlet tetap sportif dan memberikan yang terbaik sebagai wajah tuan rumah.
Penulis: Azkia Ramadhani Ishaq
Tim liputan: Azki, Dinda, Muslimah, Bagas
Editor: Achmad Bagas Pranata






