lpmalmizan – Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gusdur) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) persiapan Pekan Olahraga, Seni dan Keilmuan (PORSI) II dan Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PTKIN Jawa Madura. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Dafam Pekalongan dan dibuka langsung oleh Rektor UIN Gusdur Pekalongan pada Jumat (6/12).
Kegiatan FGD ini dihadiri oleh Wakil Rektor PTKIN se-Jawa Madura atau yang mewakili Wakil Rektor. Diantaranya UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Tulungagung, UIN Bandung, UIN Banten, UIN Cirebon, UIN Purwokerto, UIN Jogja, IAIN Kediri, dan lainnya.
Diadakannya FGD ini dengan tujuan untuk merumuskan rencana kegiatan PORSI II yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 di UIN Gusdur Pekalongan sebagai tuan rumahnya. FGD juga dilaksanakan dengan tujuan untuk menyamakan persepsi tentang management penyelenggaraan kegiatan dimana kegiatan ini menggunakan standar yang berlaku pada bidangnya masing-masing. Kegiatan PORSI II ini melibatkan mahasiswa dari seluruh PTKIN di wilayah Jawa dan Madura.
Kegiatan hari kedua pada Sabtu (7/12) dilaksanakan dengan dua kali sesi. Sesi pertama menghadirkan narasumber Dr. Abd Basir, S.Pd.I, M.Pd.I dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan membahas “Kebijakan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam dalam Manajemen Talenta Mahasiswa Nasional PTKI”.
Sesi kedua dinarasumberi oleh Dr. Soedjatmiko, S.Pd., M.Pd., dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah. Dengan membahas “Kebijakan Umum tentang Kompetisi di Bidang Keolahragaan Tingkat Nasional”.
Sebagai penutup kegiatan, Hidayatullah, selaku ketua PORSI II menyampaikan pesannya dalam forum.
“Ini arah baru dalam pengembangan prestasi kemahasiswaan, tidak berhenti di kancah Jawa Madura saja, apabila ada yang berprestasi supaya bisa bersaing di kancah Nasional,” ujarnya.
Dalam wawancaranya dengan Al-Mizan, Muhlisin, selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama menyampaikan alasan UIN Gusdur menjadi tuan rumah PORSI II dengan berbagai pertimbangan, pertimbangan kesepakatan dari seluruh perguruan tinggi dan pertimbangan kesiapan kampus.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan harapan untuk kedepannya setelah dilaksanakan FGD ini.
“Dapat dirumuskan kebijakan tentang petunjuk pelaksanaan PORSI II sesuai dengan ketentuan, sehingga panduan-panduan yang disusun itu betul-betul sesuai standar yang berlaku dan bisa diterapkan pada pertandingan-pertandingan yang bisa diterima oleh semua pihak,” ujar Muhlisin.
Penulis: Amarul Hakim
Editor: Dina Fitriana
Tim Liputan: Amarul Hakim






