• Kirim Tulisan
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Online
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Apakah Jadi Atlet Harus Meledak-ledak?

Redaksi Al-Mizan by Redaksi Al-Mizan
19 April 2018
in Analisis, Berita, Opini
0
Apakah Jadi Atlet Harus Meledak-ledak?

Lin Dan, of China, celebrates his win over Srikanth Kidambi, of India, in a men's singles quarterfinal badminton match at the 2016 Summer Olympics in Rio de Janeiro, Brazil, Wednesday, Aug. 17, 2016. (AP Photo/Kin Cheung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Setiap orang memiliki karakter dan pribadinya masing-masing. Hal ini dikerjakan oleh Tuhan agar hidup kita jauh lebih indah dan saling menghargai satu sama lain. Hal ini pula yang tak bisa lepas dari dunia olahraga.

Layaknya pelangi dan rakyat Indonesia, di dunia olahraga pun begitu. Ada yang berasal dari Tiongkok, Denmark, Perancis, Malaysia, dan belahan negara dunia lainnya. Namun, kali ini saya akan membahas tentang kepribadian atlet saat bertanding.

Siapa yang tak kenal dengan atlet yang sedang ‘naik daun’ Kevin Sanjaya Sukamuljo? Atlet binaan PB Djarum ini telah mencetak berbagai prestasi seperti juara All England 2017-2018. Ia bersama pasangannya, Marcus Gideon Fernaldi telah mencatat ulang sejarah Ricky/Rexy yaitu juara All England dua kali berturut-turut.

Selain itu, aksi Kevin Sanjaya di berbagai pertandingan telah mencuri perhatian banyak  khalayak. Bagaimana tidak, ia kerap kali tampil sebagai provokator. Mulai dari lawannya, hingga dengan wasitnya. Insiden pada saat babak semifinal India Open 2016 adalah salah satu contohnya.

Saat itu,  Tan We Kiong yang menjadi lawannya meminta pergantian bola namun Kevin menolaknya. Lebih panasnya lagi sang wasit seakan memihak di kubu Kevin. Dan diakhir laga, Tan menolak berjabat tangan dengan Kevin hingga wasit mengeluarkan kartu merah bagi atlet asal Malaysia tersebut.

Tak hanya aksi non teknisnya yang mencuri perhatian, Kevin Sanjaya juga memiliki pukulan-pukulan bola yang ‘nakal’  dan membuat penonton ternganga. Lompat sana, lompat sini dan bola mendarat di tempat tak terduga sehingga ia dijuluki oleh para fans “The Flying Kevin”.

ArtikelTerkait

Dua Sisi Syawalan Pekalongan: Melestarikan Lopis atau Merawat Nyawa?

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Bengawan Solo

Lain halnya dengan Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan justru memiliki keunikan yang berbeda. Ia memiliki pribadi yang lebih kalem, baik di luar lapangan maupun di dalam lapangan. Menurut istrinya, Hendra adalah sosok yang irit bicara.

Di dalam lapangan ia jarang berselebrasi ketika meraih poin dari rally-rally panjang. Bahkan ketika menjuarai sebuah kejuaraan sekelas Olimpiade. Hal inilah yang membuatnya dijuluki sebagai “The Silent Killer”. Berbeda dengan Kevin yang selalu meraih poin dan memenangi kejuaraan dengan teriakan yang menggelegar.

Atlet kalem tak hanya disematkan oleh atlet asal Pemalang tersebut. Akane Yamaguchi (JPN) yang menjadi juara termuda di ajang super series dan Tai Tzu Ying (TPE) juara All England 2018 pun demikian. Memasang wajah yang datar saja ketika meraih poin bahkan menjuarai sebuah kejuaraan sekalipun.

Dengan adanya dua hal tersebut, apakah menjadi atlet yang meledak-ledak adalah sebuah keharusan? Seperti yang dikatakan sebelumnya, setiap orang memiliki karakternya masing-masing untuk mencapai sebuah tujuan. Toh, walaupun dengan fenomena yang demikian mereka bisa meraih prestasi yang membanggakan.

Hendra Setiawan yang dinilai oleh para penonton tak memiliki gairah bermain justru mencetak banyak prestasi dan terbilang lengkap. Mulai dari kejuaraan super series, kejuaraan dunia, hingga Olimpiade. Ia juga kerap kali memegang ban kapten di Thomas Cup.

Kevin Sanjaya pun demikian, walaupun dianggap ‘nakal’ ia kerap kali menghibur penonton lewat aksi-aksinya. Hal inilah yang membuat bulutangkis semakin menarik untuk ditonton. Ada aksi-aksi yang jarang dimiliki oleh atlet lainnya. Maka dari itu, untuk mencapai kesuksesan cukup Anda menjadi diri sendiri saja serta tak melupakan kedisiplinan dan kawan-kawannya. Hal ini tentu lebih nyaman daripada duduk disamping gebetan.

Tags: allenglandatletbadmintondjarumfoundationiainpekalonganlpmalmizanmahasiswapekalonganpersmahasiswa
Redaksi Al-Mizan

Redaksi Al-Mizan

Related Posts

Laut Bercerita: Kisah Perjuangan dan Kehilangan

Laut Bercerita: Kisah Perjuangan dan Kehilangan

24 Agustus 2026
Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

24 Agustus 2026
Conceal, Don’t Feel: Membaca Krisis Eksistensial Elsa Frozen ala Jean-Paul Sartre

Conceal, Don’t Feel: Membaca Krisis Eksistensial Elsa Frozen ala Jean-Paul Sartre

23 Agustus 2026
Ketika Gelar Sarjana Kehilangan Daya Tawarnya

Ketika Gelar Sarjana Kehilangan Daya Tawarnya

23 Agustus 2026
Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

20 Agustus 2026
PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

24 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In