• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

UKP PIP Luncurkan Pancasila Gaya Baru

LPM Al-Mizan by LPM Al-Mizan
11 Agustus 2017
in Berita, Kampusiana, Regional
0
UKP PIP Luncurkan Pancasila Gaya Baru

Presiden Joko Widodo memberi selamat kepada Kepala UKP-PIP Yudi Latif di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6)/ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Nanti UKP PIP hanya memberikan garis besar saja. Sedangkan terjemahannya tergantung kampus masing-masing.

Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila mengenalkan pendidikan Pancasila gaya baru, Juli lalu. Pola ini akan diluncurkan bersamaan dengan masa orientasi mahasiswa baru perguruan tinggi pada 11 hingga 12 Agustus ini.

Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latief menyatakan orientasi studi untuk mahasiswa baru tentang Pancasila tersebut nantinya akan diisi dengan pendekatan yang inovatif dan tak mengulangi seperti masa lalu. “Nantinya tentu ada film dan juga diskusi-diskusi mengenai Pancasila,” katanya.

Selain itu, terdapat diskusi kelompok, permainan, dan simulasi persoalan. Peserta akan mengikuti program pengenalan ulang pemahaman Pancasila. Semua kegiatan akan direkam dalam rangkaian film dan disebar ke semua perguruan tinggi di Indonesia. Pola baru ini ditargetkan dapat diadopsi dan diterapkan di semua perguruan tinggi di Indonesia.

Yudi menambahkan, masa orientasi mahasiswa baru pada awal perkuliahan merupakan momentum yang tepat. Yudi melaporkan hal ini saat diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/7).

“Dengan melibatkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, kami mengundang perwakilan mahasiswa ikut pelatihan. Acara digelar di Bogor dengan sejumlah kegiatan interaktif,” kata Yudi seusai bertemu Presiden Jokowi.

ArtikelTerkait

Dua Sisi Syawalan Pekalongan: Melestarikan Lopis atau Merawat Nyawa?

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Bengawan Solo

Ia menyatakan, otoritasnya berada pada Dikti tapi sekiranya Dikti kemudian mewajibkan lagi atau menginstruksikan supaya dalam orientasi ini memasukkan kembali muatan Pancasila, maka UKP PIP akan memberi semacam pedoman dasar bagaimana pembekalan Pancasila gaya baru ini.

Yudi mencontohkan pemutaran film yang terkait dengan Pancasila, cita-cita dan realita tentang pidato Bung Karno 1 Juni, salah satu contoh film yang bisa ditonton oleh anak-anak pada masa awal orientasi.

“Yang penting memberikan semacam kerangka motivasi stimulasi dan memberikan satu imajinasi sebenarnya seperti apa pemahaman para pendiri bangsa tentang Pancasila itu,” katanya lagi.

Menurut rencana, Presiden Jokowi akan hadir dalam acara itu untuk melecut semangat mahasiswa baru. “Lebih kurang 600 mahasiswa mengikuti acara itu,” kata Yudi.

Selain itu, juga akan membawa serta mahasiswa dari berbagai tempat mulai dari Papua hingga Serambi Aceh dikumpulkan perwakilannya di Jakarta, dan anak-anak ini diinstruksikan untuk mencari teman sebanyak-banyaknya.

Ia menjelaskan, dalam pembelajaran Pancasila sejak awal sudah mencoba dalam kelompok yang memadukan berbagai keragaman dan persatuan bukan hanya dalam bentuk hafalan, tetapi mereka merasakan penuh dalam interaksi.

Model pendidikan Pancasila gaya baru penting dikenalkan agar tumbuh semangat baru di kalangan anak muda. Model inilah yang didiskusikan UKP-PIP dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka selama sekitar setengah jam. Hadir dalam pertemuan tertutup itu Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir dan sejumlah deputi UKP-PIP.

“Apakah nanti akan diwajibkan atau tidak, kewenangan itu ada di Kementerian Ristek dan Dikti,” ujar Yudi. Dia mengatakan Pancasila bukan paksaan dari atas, tetapi juga bagaimana pemahaman peserta didik baru tersebut. “Nanti UKP PIP hanya memberikan garis besar saja. Sedangkan terjemahannya tergantung kampus masing-masing,” katanya.

“Pancasila itu dari kita untuk kita,” ujarnya lagi. Karena itu, kata dia pula, kesuksesan penerapan Pancasila jangan hanya dibebankan kepada negara saja tetapi juga harus ada kerja kolektif.

Bangsa majemuk seharusnya punya kecakapan yang inheren dengan titik temunya, sebutnya pula. “Dengan Pancasila, maka keislaman kita jangan sampai hilang. Jadikan Pancasila jembatan titik temu dalam kehidupan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Pancasila Edi Toet Hendratno mengatakan Kampus Universitas Pancasila sudah menerapkan muatan Pancasila, seperti lima menit sebelum belajar disampaikan pengalaman yang terkait dengan Pancasila. Selain itu, katanya lagi, sejak semester lalu setiap mahasiswa yang ingin ujian skripsinya harus menceritakan pengalamannya yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Budi Djatmiko berharap agar penatar Pancasila dalam orientasi mahasiswa baru nantinya merupakan orang yang kompeten dan sudah menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.

“Pengajarnya harus menjadi panutan, jangan melenceng,” katanya pula. Dia menegaskan, pengajarnya harus mempunyai landasan kompetensi dan mempunyai akhlak yang mulia.

Festival Prestasi

Tidak cukup disitu, pada saat perayaan 72 tahun kemerdekaan Indonesia, nantinya ada festival prestasi Indonesia. UKP-PIP akan menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga untuk menampilkan 72 ikon keberhasilan Indonesia. “Bangsa ini perlu mendapatkan harapan. Bangsa yang kehilangan kebanggaan biasanya saling tidak percaya dan sering mempersoalkan hal yang remeh,” kata Yudi.

Benny Susetyo, anggota Tim Penasihat UK-PIP, menyatakan, orientasi saat ini adalah menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bersifat humanis. Pendidikan ini tidak akan mendoktrin peserta, tetapi mengajak mereka berpartisipasi menyelami nilai-nilai Pancasila.

Antara | Kompas | Republika

Fatoni Prabowo Habibi

Tags: Festival Prestasiiain pekalonganiainpekalonganlpm almizanlpmalmizanmahasiswapancasilapekalonganpersmahasiswaPresidenUKP PIP
LPM Al-Mizan

LPM Al-Mizan

Related Posts

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

2 Juni 2026
Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

29 Mei 2026
Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

6 Mei 2026
Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

30 April 2026
BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

29 April 2026
Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

12 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In