• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Rob, Ladang Rezeki Bengkel Motor

Redaksi Al-Mizan by Redaksi Al-Mizan
20 Desember 2021
in Regional
0
Rob, Ladang Rezeki Bengkel Motor

Pict by: Atun

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Tak selamanya bencana membawa petaka. Agaknya mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan cerita yang akan saya tuliskan dibawah ini. Tepatnya kemarin (28/5) saya bersama salah seorang kawan menelusuri daerah-daerah yang hampir seminggu terendam  rob selepas membagikan bantuan logistik. Hingga dengan sadar sepeda motor kami memasuki daerah Bandengan salah satu daerah di Pekalongan Utara yang terkena rob. Pemandangan masih serupa dengan daerah-daerah lainnya yang terendam rob. Rumah-rumah penuh dengan genangan air keruh yang berwarna kehitaman.

Terkadang kami juga melihat beberapa warga sibuk membersihkan teras rumahnya. Ada juga ibu-ibu yang duduk bangku depan masing-masing rumahnya memandangi setiap lalu lalang motor yang melintasi perkampungannya. Namun ada sedikit pemandangan berbeda saat kami melewati sebuah bengkel motor. Tampak seorang laki-laki paruh baya tengah sibuk mereparasi motor yang memenuhi teras rumahnya. Karat-karat kuning meliputi setiap jeruji motor yang teronggok di bengkel tersebut.

Kami pun diliputi rasa penasaran untuk sekedar tahu ada apa dengan motor-motor tersebut. Kami putuskan untuk berhenti dan menyambangi bengkel tersebut. Sutrisno (78) sang pemilik bengkel yang bernama Serasi terlihat ramah saat kami mendatangi bengkelnya. Sutrisno bercerita jika selama daerahnya terendam rob hampir semingguan ini bengkelnya ramai dipenuhi motor yang mengantre untuk diservis.  Kerusakan motor-motor tersebut juga variatif.

Akan tetapi kebanyakan motor tersebut mogok tersebab kemasukan air. Adapun bengkel Serasi sendiri memiliki jam operasional mulai pukul 7 pagi hingga 6 sore. Dalam kurun waktu seminggu Sutrisno yang dibantu anaknya telah menerima 50 motor untuk diservis. Lama perbaikan berkisar 1 hingga 2 jam sehingga dalam sehari sutrisno beserta anaknya mampu menyelesaikan lima hingga sepuluh motor.

Untuk biaya servis per-motor biasanya berkisar Rp 30.000 – Rp50.000 sesuai dengan kerusakan motor itu sendiri. “Untuk masa-masa rob kita tidak mematok harga harus bayar segini atau segini. Seikhlasnya saja, Cuma seringnya mereka kasih segitu,” tutur Sutrisno. Masa-masa rob juga membawa berkah bagi Sutrisno. Hari-hari normal saat tidak rob biasanya beliau hanya menerima permintaan servis lima motor dalam sehari.

Ternyata hal yang kami dapat dari perbincangan singkat dengan pemilik bengkel Serasi membawa kami untuk mencari lagi bengkel-bengkel yang berada di sekitar Bandengan. Untuk menilisik apakah hal serupa dialami juga di bengkel lain. Bertemulah kami dengan salah satu bengkel yang berada di Jalan Tentara Pelajar berseberangan dengan daerah Bandengan. Sore hari terlihat Slamet (58) masih melayani pelanggan yang hendak mengambil motornya. Terlihat juga motor dengan jeruji dan gir yang sudah karatan tengah berada di ‘ruang operasi’ menunggu sang montir untuk membenahinya.

ArtikelTerkait

Dua Sisi Syawalan Pekalongan: Melestarikan Lopis atau Merawat Nyawa?

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Filosofi Sesaji di Atas Panggung Teater

Slamet mengaku jika masa-masa rob bengkelnya banyak menerima pelanggan yang mengeluhkan motornya mogok karena kemasukan air. “Ketika masa rob seperti ini sudah terhitung puluhan motor yang minta diperbaiki. Dalam sehari sendiri saya buka bengkel jamnya tidak pasti, kalau lagi mood bisa sampai malam bukanya,” ujar Slamet. Adapun besaran biaya perbaikan relatif, sesuai dengan jenis kerusakan motor. Akan tetapi biasanya Slamet memberikan biaya perbaikan mulai dari Rp 35.000 per motor.

“Alhamdulillah omset juga ikut naik sekitar 10% hingga 20% dari hari-hari biasanya kalo tidak rob,” tambah Slamet. Bengkel yang dikelola Slamet selama 19 tahun sudah terbiasa menerima pelanggan-pelanggan yang motornya terkena dampak rob. Dengan kondisi motor yang beraneka macam keluhannya, Slamet biasanya mampu memperbaiki satu motor sekitar 3 jam. Mungkin masih banyak lagi bengkel-bengkel di sekitar Pekalongan utara yang menganggap rob juga sebagai berkah dibalik sebuah musibah. (oz/fa)

 

Tags: bengkelberkah robdampak robiain pekalongankorban robladang rezekilpm almizanpekalongan
Redaksi Al-Mizan

Redaksi Al-Mizan

Related Posts

Syafaat Bubur Suro 2026, Kolaborasi Budaya Krapyak dan Ekonomi Syariah

Syafaat Bubur Suro 2026, Kolaborasi Budaya Krapyak dan Ekonomi Syariah

11 Juli 2026
Aliansi Pemalang Gelar Aksi Damai di Simpang City Walk Pemalang, Suarakan Lima Tuntutan

Aliansi Pemalang Gelar Aksi Damai di Simpang City Walk Pemalang, Suarakan Lima Tuntutan

24 Juni 2026
Tanggapi Tuntutan Aksi, Pemkab Pekalongan Upayakan Tuntutan Sampai ke Pemerintahan Pusat

Tanggapi Tuntutan Aksi, Pemkab Pekalongan Upayakan Tuntutan Sampai ke Pemerintahan Pusat

19 Juni 2026
Melalui Komite Seni Tradisi, Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan Gelar Pementasan Reog Batik

Melalui Komite Seni Tradisi, Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan Gelar Pementasan Reog Batik

13 Juni 2026
Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

2 Juni 2026
Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

29 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In