lpmalmizan – Jembatan Perintis Garuda di Desa Galangpengampon diremiskan oleh Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI, Achiruddin pada Kamis (23/7). Peresmian yang turut dihadiri Plt. Bupati Pekalongan Sukirman tersebut, menjadi penanda selesainya pembangunan jembatan yang menghubungkan kembali dua wilayah yang sempat terputus akibat banjir bandang.
Rangkaian peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan konstruksi jembatan oleh Pangdam bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan. Usai prosesi tersebut, rombongan melintasi jembatan sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas itu oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI, Achiruddin menyampaikan harapan dengan hadirnya jembatan ini dapat memulihkan roda perekonomian warga serta meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat.
“Kehadiran jembatan ini menjadi urat nadi yang menyatukan kembali akses warga. Kami berharap roda perekonomian, akses layanan pendidikan dan kesehatan warga dapat segera pulih demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat yang berkelanjutan,” jelas Achiruddin.
Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Kalau ini sudah terkoneksi, warga menuju Wonopringgo, Karanganyar, dan seterusnya tidak perlu memutar. Artinya, keberadaan jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sukirman.
Ia juga mengingatkan warga agar ikut menjaga keberadaan jembatan sebagai aset publik yang dibangun untuk kepentingan bersama.
“Mari kita rawat bersama. Kalau ada pihak yang mencoba merusak fasilitas ini harus kita ingatkan, karena manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.
Jembatan Perintis Garuda di Desa Galangpengampon merupakan salah satu dari enam titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan di Kabupaten Pekalongan. Keberadaan jembatan tersebut memberikan akses yang lebih mudah bagi sekitar 5.000 warga yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar menuju pusat desa.
Pada peresmian jembatan ini, turut dirangkai dengan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu, santunan anak yatim, bazar pasar murah, serta pelayanan kesehatan gratis yang disambut antusias masyarakat.
Penulis & Tim liputan: Alis Kholisoh
Editor: Achmad Bagas Pranata






