lpmalmizan – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Mizan UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, menggelar Seminar Akswara sebagai puncak acara dari Semarak Pekan Orientasi Jurnalistik (SPOJ) 2026 di Aula FUAD lantai 2, Minggu (30/08). Dengan mengusung tema “Seni Membangun Argumentasi Efektif Melalui Lisan Maupun Tulisan”, acara ini digelar untuk mengajak peserta mengetahui wawasan dan gambaran nyata tentang dunia jurnalistik.
Alis Kholisoh, Ketua Pelaksana menjelaskan alasan pihaknya mengundang Fransisca Christy sebagai narasumber adalah untuk memberikan wawasan Jurnalistik langsung dari pengalaman nyata seorang jurnalis Tempo.
“Kami mengundang Mbak Cica karena beliau memiliki pengalaman sebagai jurnalis Tempo yang tentunya bisa memberikan wawasan dan pengalaman langsung kepada peserta tentang dunia jurnalistik, khususnya bagaimana proses sebuah informasi menjadi berita yang menarik dan berkualitas. Kami ingin peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga gambaran nyata dari pengalaman seorang jurnalis,” ujar Alis.
Lebih lanjut, Alis mengungkapkan harapannya terhadap Seminar Akswara ini yaitu supaya peserta memiliki daya kritis dan berani bersuara dalam melihat realitas yang terjadi.
“Harapannya, setelah mengikuti acara ini peserta bisa mendapatkan perspektif baru tentang dunia jurnalistik dan semakin berani untuk bersuara. Kami juga berharap ilmu dan pengalaman yang dibagikan bisa menjadi bekal bagi peserta untuk lebih kritis dalam melihat realitas di sekitar,” lanjutnya.
Plonco, salah satu peserta turut menyampaikan kesan baik setelah mengikuti sesi seminar.
“Cukup menambah wawasan dan pemikiran baru tentang jurnalisme ternyata, walaupun kita bukan sebagai wartawan juga bisa berkontribusi kok buat memberikan info kepada masyarakat gitu dan juga lebih hati hati kalau soal publikasi data jangan memberikan opini berikan saja datanya gitu untuk keamanan privasi kita,” jelas Plonco.
Tak hanya peserta, Khalifatun Nisa selaku moderator mengaku mendapat kesan positif atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Seneng banget ketemu Kak Cica dan dapet berbagai saran dari beliau. aku juga dapet banyak banget insight yang gak kepikiran, aku harap ilmu yang didapet ini bukan hanya sekadar jadi pengetahuan biasa, namun juga menjadi insight yang bermanfaat dan bisa bener bener kita praktikin real life dan bermanfaat bagi lainnya juga,” ujarnya.
Sebagai pelengkap, acara ini dibuka dengan sebuah penampilan puisi berjudul “Sebuah Jaket Berlumuran Darah” karya Taufiq Ismail.
Penulis: Titi Aisah
Editor: Sausan Zahra






