lpmalmizan – Telan biaya hingga 30 juta, paper mob mahasiswa baru UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalogan (UIN Gus Dur) tahun 2025 sukses digelar. Acara ini dilaksanakan setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Kemerdekanaan Republik Indonesia ke-80, di halaman Gedung Student Center (GSC) kampus 2 UIN Gus Dur, Minggu (17/8).
Paper mob kali ini memerlukan waktu persiapan selama dua bulan, dengan pengerjaan desain selama sepuluh hari. Total kertas yang diperlukan mencapai 12.500 lembar kertas dengan 6 warna yang berbeda dan diikuti oleh 2.500 mahasiswa. Ada 16 desain dengan 21 formasi yang ditampilkan.

Namun, Rikzan selaku ketua pelaksana mengaku belum ada kejelasan terkait tindak lanjut dari kertas yang telah digunakan.
“Kemungkinan saya buang soalnya sudah tidak terpakai, mungkin atau gak ya disimpan barangkali dikemudian hari ada gunanya, cuma kalau untuk sekarang belum ada kepikiran mau dikemanain, yang jelas nanti akan ditaruh di satu tempat dan mungkin sampai batas waktu tidak ditentukan,” jelasnya.
Sebelumya, selama beberapa tahun ke belakang, acara serupa juga telah dilakukan namun belum mencapai kesuksesan. Paper mob tahun ini menjadi paper mob pertama yang berhasil diselenggarakan oleh UIN Gus Dur.
Dengan suksesnya kegiatan ini, pihak penyelenggara berharap agar mahasiswa dapat mengembangkan kreatifitas sekaligus memperkanalkan wajah UIN Gus Dur pada dunia luar.
“Kita hanya ingin mengembangkan kreatifitas dari mahasiswa kemudian sebagai sarana kita untuk menunjukkan dan melihatkan pada dunia luar melalui media karena nanti rencana akan diupload di media untuk hasil dari paper mob tadi,” terang Arif selaku Presiden Mahasiswa UIN Gus Dur.
Bunga selaku mahasiswa berharap agar kedepannya, kegiatan serupa dapat lebih tertata.
Penulis: Muslimah
Editor: Atika Puspita.






