• Kirim Tulisan
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Online
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Mengulik Budaya di Desa Tombo, Batang

LPM Al-Mizan by LPM Al-Mizan
21 Desember 2021
in Esai
0
Mengulik Budaya di Desa Tombo, Batang
Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

BATANG, lpmalmizan.com – Desa Tombo yang terletak di dataran tinggi Kecamatan Bandar Kabupaten Batang ini bukan hanya memiliki potensi alam yang menakjubkan seperti perkebunan teh, wiasta alam yang kini mulai berkembang seperti rumah pohon, juga desa ini memiliki potensi budaya yang bisa dikembangkan untuk mempromosikan wisatanya.

Disela-sela acara Leadership Training di area perkebunan teh milik PTPN tersebut, LPM AL-Mizan mencoba mengulik potensi yang ada di desa itu, mulai dari lingkungan, ekonomi, pendidikan, wisata dan juga budaya. Sama halnya dengan suku Jawa yang lain, masyarakat Desa Tombo juga mempunyai kebudayaan jawa yang terus dilestarikan seperti sedekah bumi, pagelaran wayang kulit, tarian kuntul dan juga budaya islam  seperti rebana.

Dasmui (60) salah satu warga yang menceritakan Desa Tombo mempunyai tradisi sedekah bumi sebagai wujud syukur atas hasil bumi yang melimpah. Biasanya sedekah bumi ini dilaksanakan pada bulan legeno dalam penanggalan jawa. Acara tersebut biasanya berbarengan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

“Nek damel sukuran bumi teng ngriki nggeh sering teng wulan legeno, coro kesenianane niku nanggep wayang. Biasane wonten teng daleme pak lurah nek mboten nggeh teng pertelon balaidesa, (kalau buat sedekah bumi disini seringnya dilaksanakan pada bulan legeno, untuk keseniannya itu pagelaran wayang. Biasanya ada di rumah pak lurah kalo tidak ya di pertigaan balai desa),” ungkapnya pada Al-Mizan Minggu(2/4).

Selain itu, Waryono (50) mengungkapkan Desa Tombo tak hanya ada sedekah bumi dan pagelaran wayang kulit, tapi ada budaya lain seperti tarian kuntul, kuda lumping dan rebana. Namun kesenian seperti kuda lumping sudah jarang ditampilkan.

“Untuk kebudayaan yang ada disini selain pagelaran wayang kulit ada juga tarian kuntul, tarian kuda lumping dan rebana,” katanya.

ArtikelTerkait

Dua Sisi Syawalan Pekalongan: Melestarikan Lopis atau Merawat Nyawa?

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Bengawan Solo

Waryono yang juga salah satu pengelola wisata rumah pohon menyayangkan beberapa peralatan kesenian kuda lumping sudah tak layak pakai, sehingga kesenian kuda lumping tidak ditampilkan lagi didesanya. Ia berharap akan ada perbaikan fasilitas kesenian kuda lumping, selain itu kedepan Desa Tombo bisa menyelenggarakan festival budaya untuk menarik wisatawan datang ke desanya.

Penulis : Ikhrom Khoerudin

Tags: batangbudayaiain pekalonganiainpekalonganlpm almizanlpmalmizanmahasiswapekalonganpersmahasiswatombowayang
LPM Al-Mizan

LPM Al-Mizan

Related Posts

Conceal, Don’t Feel: Membaca Krisis Eksistensial Elsa Frozen ala Jean-Paul Sartre

Conceal, Don’t Feel: Membaca Krisis Eksistensial Elsa Frozen ala Jean-Paul Sartre

23 Agustus 2026
Ketika Gelar Sarjana Kehilangan Daya Tawarnya

Ketika Gelar Sarjana Kehilangan Daya Tawarnya

23 Agustus 2026
Membaca “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” di Tengah Sengkarut Penegak Hukum dan Krisis Energi yang Menampar Rakyat

Membaca “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” di Tengah Sengkarut Penegak Hukum dan Krisis Energi yang Menampar Rakyat

17 Juli 2026
Gaung 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Tak Pernah Benar-Benar Tiba di Pekalongan

Gaung 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Tak Pernah Benar-Benar Tiba di Pekalongan

11 Desember 2025
Sunyi di Balik Meja Kerja: Mengintip Celah Pencegahan Kekerasan Seksual di Kantor Publik

Sunyi di Balik Meja Kerja: Mengintip Celah Pencegahan Kekerasan Seksual di Kantor Publik

11 Desember 2025
Rasa Takut, Tantangan Komunikasi, dan Pembentukan Keberanian dalam Presentasi Pertama di Kampus

Rasa Takut, Tantangan Komunikasi, dan Pembentukan Keberanian dalam Presentasi Pertama di Kampus

11 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In