lpmalmizan – Fashion atau sering disebut dengan outfit, merupakan salah satu hal penting yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya hidup keseharian. Benda-benda seperti baju, celana, rok dan aksesoris yang dikenakan bukanlah sekadar penutup tubuh dan hiasan. Lebih dari itu, outfit juga menjadi sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan identitas pribadi.
Berbicara tentang outfit, adalah hal yang sangat familiar dimasa sekarang karena banyaknya model pakaian yang semakin berkembang dan kekinian. Terkadang, outfit membuat sebagian mahasiswa merasa bingung memilih apa yang akan mereka pakai hari ini, besok ataupun lusa. Jika diamati, mereka akan cenderung memikirkan outfit apa yang akan digunakan dibandingkan mempersiapkan akademik pada saat perkuliahan.
Mereka sudah beranggapan bahwa outfit sendiri adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan mereka yang membuat kepercayaan diri mereka meningkat. Ada juga yang beranggapan bahwa berpakaian yang indah dan menarik untuk di pakai ke kampus itu merupakan sebagai bentuk personal branding agar memiliki karakter yang menjadi sebuah identitas, kepribadian diri dan juga sebagai penunjang kepercayaan diri dari pemakainya.
Dilihat dari kalangan mahasiswa pada masa sekarang, tren outfit sudah sangat berkembang. Mulai dari penggunaan jilbab, model pakaian, aksesoris, tas, sepatu dan lainnya. Perkembangan fashion sendiri tidak terlepas dari berbagai kebutuhan mahasiswa akan istilah OOTD (Outfit Of The Day) yaitu mengikuti berbagai tren fashion melalui media sosial seperti dari instagram maupun aplikasi tiktok.
Seperti yang kita ketahui, bahwa banyak mahasiswa yang menggunakan outfit dengan berbagai alasan. Diantaranya karena model pakaian ala Korea, trending di media sosial, warna yang soft tidak terlalu mencolok atau mungkin juga outfit sebagai kenyamanan bagi mereka sendiri. Mahasiswa terlihat seperti adu outfit, itu disebabkan karena di beberapa jurusan membebaskan mahasiswa berpakaian tetapi harus tetap sesuai dengan aturan yang ada. Jadi, mahasiswa menjadikan kampus tempat untuk menampilkan outfitnya masing-masing. Sehingga ketika hendak pergi ke kampus, kesannya seakan berlomba-lomba untuk menunjukkan fashion yang sedang mereka pakai.
Dengan adanya tren fashion sekarang, ada dampak positif yang didapat bagi mahasiswa :
- Fashion dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam bergaya. Dengan memilih fashion yang akan dipakai mereka menjadi tahu bagaimana cara menyesuaikan pakaian yang rapi, modis dan elegan.
- Fashion dapat mencerminkan karakter mahasiswa. Dengan fashion yang dipakai, itu bisa mencerminkan kepribadian seseorang tersebut.
- Fashion dapat membuat mahasiswa terlihat menarik dan percaya diri. Mereka akan semakin tampil percaya diri ketika mereka merasa nyaman dengan apa yang dipakainya.
Selain dampak positif, ada juga dampak negatif tren fashion yaitu sebagian mahasiswa cenderung menghabiskan uangnya untuk membeli pakaian yang sedang tren, untuk memenuhi gengsinya. Pakaian bukan lagi alat untuk melengkapi kebutuhan tubuh sebagai fungsi perlindungan. Namun, peran pakaian telah hadir sebagai subyek yang menggeser peran tubuh mahasiswa. Tren fashion telah mengurangi sebagian kewajiban pembelajaran universitas, yakni membentuk kepribadian mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga akan lebih terfokus akan penampilannya daripada nilai akademiknya.
Kita sebagai mahasiswa, harus bisa memanfaatkan tren fashion dengan baik dan jangan sampai kita mengeluarkan uang hanya untuk memenuhi gengsi tanpa fokus dengan akademik.
Penulis: Hasna Karima
Editor: Dina Fitriana






