• Kirim Tulisan
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Online
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Isak Semesta

Firdasari Desfiani by Firdasari Desfiani
25 Desember 2025
in Puisi, Sastra
0
Isak Semesta

Sumber Foto: Pinterest, @Panorama Cinta Lensa

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

lpmalmizan – Hujan,

yang datang begitu deras di bawah langit malamnya,

tak luput dengan petir yang menyambar.

Hujan,

aktivitas manusia mulai terhenti karena kedatanganmu,

seperti tangisan dikala aku sedih.

Hujan,

mereka takut akan musibah darimu,

takut seakan-akan akan terkena banjir,

dan sedikit demi sedikit tempat singgahnya pun mulai tenggelam karenamu.

Namun, pada hari itu, tepat pukul delapan malam,

aku pulang usai agenda,

menyusuri jalanan sepi tanpa cahaya.

Hujan disertai kilat menyambar,

menyisakan getar takut di dada.

Bukan karena makhluk tak kasat mata ataupun begal,

alih-alih aku menghindar karena petir,

melainkan aku menerjangnya dengan sangat berani,

dengan kilatan petir di depanku.

Menakjubkan.

Kala itu, lampu-lampu di sekelilingku padam,

barangkali ulah petir yang membuat malam tampak suram dan mencekam.

Namun tak mengapa, aku tetap melangkah,

menembus genangan banjir,

di antara lalu kendaraan yang bergerak tak beraturan.

Hujan, kedatanganmu bisa menjadi berkah atau bencana,

namun syukur tetap dipanjatkan, sebab engkau karunia Tuhan.

Meski begitu, kerap timbul tanya;

“engkau kehendak Pencipta atau akibat ulah manusia?”

 

Penulis: Firdasari Desfiani

ArtikelTerkait

Mengapa Menfess Kampus Lebih Didengar Ketimbang Ormawa Dan Birokrasi?

Cahaya Sendiri Meraung Gelap

LPM Al-Mizan Gelar Diklat Jurnalistik Dasar sebagai Tahap Awal Pengkaderan

Tags: #LPMAl-Mizan#sastrapuisi#UINGusdur
Firdasari Desfiani

Firdasari Desfiani

Related Posts

Lomba Yang Tidak Kami Menangkan

Lomba Yang Tidak Kami Menangkan

22 Oktober 2026
Cahaya Sendiri Meraung Gelap

Cahaya Sendiri Meraung Gelap

16 Oktober 2026
Gerobak Mainan Pak Darto

Gerobak Mainan Pak Darto

11 Oktober 2026
Belenggu Stereotip

Belenggu Stereotip

26 September 2026
Kepala Riuh Sunyi

Kepala Riuh Sunyi

26 September 2026
Tak Sama Tanpamu

Tak Sama Tanpamu

28 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In