• Kirim Tulisan
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Online
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Abraham Samad Kampanye Anti Korupsi 45 Tahun Mendatang

LPM Al-Mizan by LPM Al-Mizan
25 Agustus 2018
in Berita, Kampusiana, Regional
0
Abraham Samad Kampanye Anti Korupsi 45 Tahun Mendatang
Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Pekalongan- Abraham Samad melakukan kampanye anti korupsi di Auditorium IAIN Pekalongan Rabu malam (17/1). Saat ditemui secara khusus, Abraham menyatakan dirinya kini tengah berfokus dalam upaya pencegahan pemberantasan korupsi untuk 45 tahun mendatang.

Baginya, pemberantasan korupsi tak bisa melulu dengan represif yaitu melakukan penangkapan terhadap oknum tersebut dan menjebloskannya ke penjara.

Perlu ada kombinasi, lanjut Abraham, antara penindakan dan pencegahan. Artinya seusai oknum di lembaga tersebut, maka langsung dilakukan observasi atau diagnosa dalam bahasa medis terhadap lembaga tersebut. Sehingga menimbulkan oknum tersebut melakukan tindakan korup.

Suatu kali di waktu kecil, kisah Abraham, pernah ia ditegur ibunya tersebab kapur tulis. Pada waktu zaman Abraham bersekolah, penggunaan papan tulis dengan kapur itu lumrah. Demi mengerjakan tugas sekolah di rumah.

Abraham kecil meminta kapur pada sang guru. “Akan tetapi guru itu tidak mengatakan ya atau tidak, saat saya mengambil kapur itu,” tutur Abraham. Sontak saja tanpa menunggu respon sang guru, Abraham kecil mengambil 5 batang kapur yg masih penuh.

Sesampainya dirumah, barulah ia ditanya oleh sang ibu, seusai memasak. “Kau dapat dari mana itu kapur?” tentu saja Abraham menjelaskan perihal ia mengambil kapur itu. Hingga ibunya bertanya bagaimana ibu guru menanggapi pertanyaanmu itu? Seperti telah disampaikan diatas sang guru tidak menjawab apakah diperbolehkan atau tidak. Episode selanjutnya, sang ibu meminta Abraham kecil untuk mengemasi kapur itu dan dikembalikan barang itu.

ArtikelTerkait

Dua Sisi Syawalan Pekalongan: Melestarikan Lopis atau Merawat Nyawa?

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Bengawan Solo

“Bagi ibu saya, barang yang tidak ada manfaatnya sekalipun kalau itu bukan hak kita, tak boleh diambil. Itulah yang terus mengena di kepala saya,” sebut Abraham menceritakan masa silamnya perihal pencegahan korupsi sejak di lingkungan keluarga.

Abraham menekankan bahwa anti korupsi sudah diajarkan lewat keluarga, tidak perlu orangtua yang berpendidikan tinggi. Lewat hal sederhana hal itu bisa dilakukan oleh semua orangtua, caranya mendidik dengan hati dan akhlak yang baik.

Penulis : M. Mucharom Syifa |Arini Sabrina | Fatoni Prabowo Habibi 

Tags: Abraham SamadAnti Korupsiiain pekalonganiainpekalonganKetua KPKlpm almizanlpmalmizanmahasiswapekalonganpendidikanpersmahasiswa
LPM Al-Mizan

LPM Al-Mizan

Related Posts

Ampera Gelar Panggung Rakyat Bentuk Kepedulian terhadap Sosial

Ampera Gelar Panggung Rakyat Bentuk Kepedulian terhadap Sosial

30 Agustus 2026
Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

24 Agustus 2026
Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

20 Agustus 2026
PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

24 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI, Mahasiswa Baru UIN Gusdur Donasikan Buku sebagai Bentuk Kepedulian Literasi

Meriahkan HUT RI, Mahasiswa Baru UIN Gusdur Donasikan Buku sebagai Bentuk Kepedulian Literasi

20 Agustus 2026
Sembilan Saksi Suarakan Intervensi Proyek Outsourcing dan Iuran Tematik Ulang Tahun Bupati dalam Sidang Kedua Fadia Arafiq

Sembilan Saksi Suarakan Intervensi Proyek Outsourcing dan Iuran Tematik Ulang Tahun Bupati dalam Sidang Kedua Fadia Arafiq

15 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In