lpmalmizan – Pembangunan Laboratorium Terpadu UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang berlokasi di Kampus 2 Kajen dijadwalkan rampung dan siap digunakan pada semester genap 2026. Gedung ini dibangun untuk menjawab kebutuhan fasilitas praktikum, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Gusdur, Nur Kholis, menyampaikan bahwa penggunaan gedung laboratorium akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya, sarana dan prasarana penunjang belum sepenuhnya rampung.
“Bertahap, tentu saja dengan kesiapan sarpras yang belum sempurna. Jadi mahasiswa yang pada semester tersebut memiliki mata kuliah praktikum dan laboratoriumnya berada di gedung baru ini, maka mereka yang dikhususkan untuk pindah ke Kampus Kajen,” ungkap Nur Kholis.
Ia menambahkan, satu dari total enam lantai gedung Laboratorium Terpadu, akan difungsikan menjadi ruang kelas bagi program studi Saintek yang baru. Saat ini, proses penyempurnaan fasilitas dan pengadaan peralatan laboratorium tengah dikebut untuk menyambut kedatangan mahasiswa Saintek di gedung laboratorium tersebut.
“Ini kan mau dipakai. Pengadaan laboratorium tahun ini harus sudah melengkapinya, membeli peralatan dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), M. Khafidz, menjelaskan bahwa penentuan mahasiswa yang akan dipindahkan ke Kampus 2 Kajen didasarkan pada pemetaan mata kuliah serta pemetaan penggunaan laboratorium. Berdasarkan rencana awal, mahasiswa semester 4 yang akan dipindahkan, namun dirinya belum dapat memastikan karena belum ada keputusan resmi dari pihak Universitas.
“Jadi nanti di semester genap ini yang pindah atau melakukan perkuliahan di sini itu adalah semester 4. Semester 2 masih di sana semua. Memang direncanakan seperti itu.Tapi saya nggak bisa menjanjikan karena yang menghandle diantaranya keputusan itu tetap mengacu kepada keputusan dari universitas,” terang Khafidz.
Rencana perpindahan ini mendapat beragam tanggapan dari mahasiswa. Imam Prawira, mahasiswa Program Studi Informatika semester 4, mengaku setuju akan adanya perpindahan ini, meskipun merasa sudah nyaman berkuliah di Kampus 1, Panjang. Hal ini akan menjadi langkah baik dalam mendukung kelancaran praktikumnya.
“Sebenernya setuju-setuju aja, tapi jujur sudah terlanjur nyaman disana. Terus kalo memang diharuskan pindah ya ngga papa, kan memang sudah ketentuan dari kampus. Itu juga termasuk langkah yang bagus untuk kedepannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Cinta Desta Awandini, mahasiswa Teknik Industri semester 2. Ia menilai perpindahan tersebut memang sudah seharusnya dilakukan, mengingat fasilitas laboratorium yang dibutuhkan program studinya belum tersedia di Kampus 1. Ia menyatakan harus bergantian dengan mahasiswa program studi lain untuk menggunakan laboratorium komputer di Kampus 1.
“Untuk Teknik Industri belum ada laboratorium di Kampus 1. Untuk pengadaan laboratorium yang dibutuhkan teknik industri pastinya kami membutuhkan laboratorium yang sesuai dengan mata kuliah yang kami pelajari, seperti lab komputer dan lab manufaktur,” jelasnya.
Cinta berharap agar seluruh mahasiswa Saintek dapat segera dipindahkan ke Kampus 2 Kajen agar kegiatan praktikum berjalan lebih optimal.
”Kalo dari saya dan teman-teman, harapannya sesegera mungkin untuk dipindahkan ke sana,” pungkasnya.
Penulis: Sausan Zahra
Tim liputan: Asa. Alfy, Alis
Editor: Achmad Bagas Pranata






