lpmalmizan – (02/09), UIN K.H. Abdurrahman Wahid perdana mengadakan wisuda Magister ke-21 dan Sarjana ke-49 di Gedung Student Centre. Acara wisuda ini mengukuhkan sejumlah 1322 wisudawan dan wisudawati. Peserta wisuda tersebut berasal dari program pasca sarjana sejumlah 55 dan dari program sarjana sebanyak 1267 mahasiswa.
Prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Student Centre UIN Gusdur ini diawali dengan pembukaan sidang senat terbuka oleh Ketua Senat UIN Gusdur, Amat Zuhri, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa terdapat 1322 wisudawan yang akan di wisuda dan dilaksanakan selama dua hari.
Sesuai dengan tema wisuda “Unggul Berintegritas Mengabdi Negeri Dan Menjaga NKRI” yang menyimpan harapan untuk semua alumni agar memiliki keunggulan dalam bidang ilmu pengetahuan akhlak dan bermasyarakat tentunya di manapun berada selalu mengabdi untuk kepentingan agama bangsa dan negara dan sama-sama menjaga NKRI.
“Harapan saya, semoga para wisudawan dapat berkiprah dengan ilmu pengetahuan yang dapat diperoleh dan Universitas sesungguhnya adalah kehidupan bermasyarakat,” Ujar beliau dalam sambutannya.
Namun ada hal yang membedakan wisuda kali ini dengan wisuda-wisuda sebelumnya, yaitu dibaginya wisuda menjadi dua sesi dalam waktu dua hari. Sesi pertama dilaksanakan pada tanggal (02/09) dan sesi kedua akan dilaksanakan pada (03/09). Hal ini menuai beragam reaksi dari peserta wisuda, apalagi karena tanggal wisuda yang semula tanggal 30 Agustus, mundur dua hari lebih lambat.
Seperti Elvia Nur, mahasiswi dari Prodi Tadris Bahasa Inggris. Selama wawancara, Elvia juga mengungkapkan sedikit kekecewaannya karena wisuda diundur dua hari, “Agak kecewa mundur-mundur terus si, rencana awal kan tanggal 30 terus diundur lagi jadi dua hari ini. kalau untuk wisuda yang dua hari itu, nggak masalah sih,”
Sementara itu, Fauzi, wisudawan Prodi Ekonomi Syariah asal Aceh berbagi perasaannya tentang wisuda yang sangat membahagiakan dan mengharukan. Dia mengatakan bahwa hari itu sangat mengesankan dan bahwa dia belum pernah mengalami sesuatu seperti itu sebelumnya. Fauzi juga berbagi pendapat tentang wisuda yang digelar selama dua hari. Dia mengatakan bahwa itu sangat bagus karena jumlah mahasiswa yang lulus lebih dari 1000 orang, sedangkan kapasitas Gedung student center kurang dari 1000 orang.
“Cukup mengesankan, sebelumnya wisuda itu di hotel sekarang sudah 3x di student center termasuk hari ini. Sementara proses wisuda selama dua hari bagus sekali ya karena mahasiswa yang lulus sudah lebih dari 1000, sedang kapasitas student center kurang dari 1000 maka sangat bagus jika wisuda dibagi 2 hari dan setengah hari jadi ga ngebosenin,” katanya.
Penulis: Nuny Rizqi Amalia
Tim Liputan: Nuny, Alifatul
Editor: Alifatul Qaidah






