• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Snowdrop: Beragam Kontroversi Berakhir Haru

Erna Hidayah by Erna Hidayah
8 Januari 2022
in Review
0
Snowdrop: Beragam Kontroversi Berakhir Haru

lpmalmizan.com

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Judul: Snowdrop
Genre: Komedi gelap, Romansa, Melodrama, Sejarah
Pengarang: Yoo Hyun-Mi
Sutradara: Jo Hyun-tak
Produser: Park Joon-seo, Park Son g-soo
Pemeran : Jung Hae-In, Jisoo, Yoo In-na, Jang Seung-jo, Yoon Se-ah,
Kim Hye-yoon, Jung Yoo-jin
Jumlah Episode: 7 (per 2 Januari 2022)
Rumah Produksi: Drama House, JTBC Studios
Distributor: JTBC, Disney+
Tanggal Tayang: 18 Desember 2021 – sekarang

Drama korea series on going ini merupakan series berlatar tahun 1987. Snowdrop menceritakan tentang adanya kerjasama yang dilakukan oleh Korea Utara dengan Korea Selatan menjelang pemilihan umum presiden. Kerjasama tersebut menyangkut Lim Ji-Rok yang merupakan Kepala Departemen Front Bersatu Korea Utara dengan dua orang pejabat Korea Selatan yaitu Nam Tae-Il yang merupakan Sekjen Partai Aemin, serta Eun Chang-su yang merupakan Direktur ASNP atau suatu Agensi Perencanaan Keamanan Nasional.

Lim Ji-Rok memerintahkan putranya yaitu Lim Soo-Ho yang diperankan oleh Jung Hae-in untuk menyingkirkan para pejabat yang akan mengancam dirinya. Dalam menjalankan misinya Soo-Ho mengaku sebagai seorang mahasiswa pascasarjana di sebuah universitas bergengsi. Akan tetapi penyamarannya tidak bertahan lama, identitasnya sebagai warga Korea Utara terungkap dan ia pun menjadi buronan polisi karena dianggap sebagai mata-mata (komunis). Saat itu juga, pasukan ASNP datang menggeledah asrama Universitas Wanita Hosu dan memberi tahu bahwa salah satu mata-mata dari Korea Utara melarikan diri dan bersembunyi di asrama tersebut.

Soo-Ho masuk ke asrama lewat jendela lantai dua kamar nomor 207. Salah satu penghuni kamar 207,  Eun Young-Ro mahasiswa Jurusan Sastra Inggris yang diperankan oleh Kim Ji-soo mendapati Soo-Ho berlumuran darah dan tak sadarkan diri sehingga ia segera menyembunyikannya. Karena penjagaan dan aturan dalam asrama juga sangat ketat, Young-Ro meminta bantuan pada Pak Kim penjaga asrama dan ketiga teman sekamarnya untuk menyembunyikan Soo-Ho yang terluka parah ke lantai empat. Tempat tersebut sudah lama tidak dibuka, semenjak mantan direktur asrama saat itu gantung diri di sana. Setiap hari Young-Ro mengantarkan makanan untuk Soo-Ho, dan tidak lupa merawat lukanya yang cukup parah.

Saat itu, Soo-Ho berniat keluar dari asrama ketika acara “Party” atau istilahnya “Gelar Griya” di mana semua tamu laki-laki yang merupakan pasangan mahasiswa di asrama tersebut boleh hadir. Akan tetapi saat mencoba turun dari lantai empat menuju tempat acara, direktur asrama memergoki Young-Ro dan Soo-Ho yang baru saja turun dari lantai empat. Saat acara berlangsung Soo-Ho berhasil melarikan diri dari asrama. Soo-Ho dan Young-Ro pun berpisah. Sayangnya setiap kali Young-Ro meminta untuk tetap menghubunginya, Soo-Ho hanya diam tak merespon sepatah katapun. Setelah semua kejadian itu, mereka benar-benar berpisah tanpa kabar dan sejak saat itu rahasia Young-Ro terungkap bahwa selama ini ia lah yang menyembunyikan mata-mata dari Korea Utara di lantai empat.

Atas perbuatannya itu, Young-Ro dikeluarkan dan harus meninggalkan asrama keesokan harinya. Akan tetapi saat Young-Ro telah siap meninggalkan asrama, ia dikejutkan dengan pertarungan antara polisi dan Soo-Ho di dalam asrama. Dengan kemampuannya menyerang balik dan menghindari tembakan, ia berhasil selamat dari peluru yang di tembakkan ke arahnya. Hingga kedua temannya datang dan membantu, akan tetapi karena mereka kalah jumlah, akhirnya Soo-Ho mengancam akan menembak semua penghuni asrama jika para polisi tetap menyerangnya. Hal ini berakibat pada disanderanya semua penghuni asrama di kantin asrama. Pemimpin tim 1 di ANSP yang saat itu sudah tertembak pun ikut menjadi sandera.

ArtikelTerkait

No Content Available

Salah satu sanderanya adalah putri dari Direktur ANSP Korea Selatan – Eun Chang-su, yang ternyata ia adalah Young-Ro. Misi mereka saat ini adalah membuat perjanjian dengan Soo-Ho untuk tidak melukai satupun sandera. Soo-Ho pun menyetujui perjanjian dari Direktur ANSP dengan catatan para polisi tidak menghalanginya untuk keluar dari asrama. Saat kesepakatan terjadi, salah satu oknum malah menghianati dengan menyuruh pasukannya untuk mennyerang Soo-Ho dan teman-temannya. Akhirnya Soo-Ho kembali dan tidak jadi meninggalkan asrama. Ia pun tetap menyandera semua penghuni asrama.

Hal yang paling membuat Young-Ro sedih adalah merasa dikhianati. Semua perjuangannya diam-diam menyembunyikan Soo-Ho hingga beresiko dikeluarkan dari asrama, dan semua pengorbanannya untuk mengobati luka Soo-Ho ternyata di balas dengan hal seperti ini. Bahkan Soo-Ho seperti tidak mengenali Young-Ro. Young-Ro juga harus menerima bahwa semua penghuni asrama saat ini menyalahkan dirinya, karena menganggap bahwa mata-mata tersebut adalah kekasih dari Young-Ro.

Dari semua alur ceritanya, Menurut saya series ini adalah series yang megandung konflik yang tidak biasa. Karena konfliknya menyangkut tokoh penting dalam negara tersebut. Selain itu, setiap adegannya di luar dugaan. Karena penonton dibuat terkejut akan perlakuan Si Tokoh laki-laki. Hal ini menunjukkan adanya kisah yang di luar ekspektasi pada series romance. Sehingga penonton dibuat penasaran akan kelanjutannya di setiap minggu. Kelebihan series ini juga ada pada visualisasinya yang mana si tokoh utama wanita merupakan anggota salah satu idol korea yang sangat terkenal yaitu Jisoo Blackpink. Dalam series ini juga banyak action penembakan sehingga sering terjadi penumpahan darah. Hal ini akan menjadi sesuatu yang tidak disukai penonton terutama bagi orang yang memiliki phobia darah. Selain itu terlalu melibatkan banyak tokoh pejabat negara, sehingga terkadang penonton kurang bisa memahami posisi atau jabatan-jabatan tokoh yang saat itu muncul.

Series ini memberi pesan pada penonton untuk tidak mudah percaya dengan seseorang yang baru dikenal. Selain itu, kebohongan yang disembunyikan serapat mungkin, lama-lama juga akan terungkap. Penonton akan dibuat penasaran setiap kelanjutan ceritanya. Apalagi saat ini Young-Ro berniat melawan Soo-Ho dengan mengarahkan peluru ke kepala Soo-Ho, ditambah lagi dengan kehadiran dokter yang membawa pistol di dalam tasnya dan berniat memberikan pistol tersebut untuk pimpinan tim di ANSP yang disandera. Episode selanjutnya akan sangat menegangkan dengan adanya pertarungan ini. Kita akan sama-sama tahu apakah benar Young-Ro akan membunuh orang yang dicintainya?

Editor: Daniel Alif

Tags: Drama Korea SnowdropFilm SnowdropJung Hae-inSnowdrop
Erna Hidayah

Erna Hidayah

Related Posts

Film Civil War: Membaca Realitas Pahit dari Lensa Jurnalis

Film Civil War: Membaca Realitas Pahit dari Lensa Jurnalis

18 Maret 2026
Resensi Film Love You to Debt

Resensi Film Love You to Debt

14 Februari 2025

Mengirim Senja, Menerima Kenyataan: Sebuah Perjuangan Cinta dalam Sepotong Senja untuk Pacarku

31 Januari 2025
Sumber: Gramedia

Resensi Twenty-Four Eyes: Realita Pendidikan Dan Impian Anak-Anak

26 Desember 2024
Poster Film Kang Mak From Pee Mak, instagram Falcon Pictures

Resensi Film Kang Mak from Pee Mak, Keberhasilan dalam Adaptasi Film Horor Thailand

26 Desember 2024
Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

1 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In