lpmalmizan.uingusdur.ac.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, menghibahkan gedung rumah susun sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa. Muhtar Ali selaku Kepala Bagian Umum (Kabag) UIN Gusdur menjelaskan jika dibangunnya rusunawa, berasal dari dana hibah.
“Itu kan gedungnya dari dana hibah, jadi bukan kita yang membangun, Tapi dari Kementerian PUPR, namanya rumah susun mahasiswa, cuma untuk penggunaannya diserahkan kepada ma’had al jami’ah,” jelas Muhtar ketika diwawancarai pada Rabu (26/6).
Muhtar mengungkapkan, meskipun bangunan tersebut dari dana hibah, namun untuk penataan lingkungan serta akses jalan menuju rusunawa didanai oleh kampus sendiri.
“Kalau penataan lingkungannya itu dari anggaran kita, misal akses jalannya, pavingisasi, kemudian tanggulnya itu dari kita,” ungkapnya.
Rusunawa tersebut memiliki kapasitas sejumlah 80 orang dan rencananya akan dipergunakan untuk pembibitan mahasiswa serta mulai ditempati pada awal semester depan.
“Cuma kan kapasitasnya sangat terbatas disana itu kurang lebih untuk 80 mahasiswa, tetapi rektor merencanakan di sana untuk pembibitan mahasiswa khusus. Nah terkait dengan apa dan bagaimana caranya tentunya yang paling paham itu rektor dan tim dari ma’had serta pusat Bahasa. Terkait untuk penggunaanya rencana sih awal semester depan bulan Agustus atau September,” ujar Muhtar.
Sementara itu, Moh. Muslih, selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan berharap dengan dibangunnya rusunawa, dapat segera dipergunakan dan bisa mewakili UIN Gusdur baik di kancah nasional maupun internasional.
“Harapan saya, yang namanya fasilitas harus segera digunakan dengan secepat-cepatnya dan digunakan dengan sebaik-baiknya, selain itu, ma’had harus segera membuat konsep yang seperti apa, jumlahnya itu tidak banyak, tapi harus tetap bermanfaat. Sehingga mahasiswa bisa mewakili kejuaraan akademik atau non akademik pada tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.
Penulis: Arif Hilman Zabidi
Tim Liputan: Ika dan Ana
Editor: Dina Fitriana






