• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Resign! Pantang Menyerah Sebelum Menang

Redaksi Al-Mizan by Redaksi Al-Mizan
29 Desember 2021
in Review
0
Resign! Pantang Menyerah Sebelum Menang
Share on FacebookShare on TwitterShare on WA
Judul : Resign!
Penulis : Almira Bastari
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 288 halaman
Tahun Terbit : 2018
e-ISBN : 978-602-038-072-8
ISBN : 978-602-038-071-1

Bermula dari iseng-iseng mencari rekomendasi novel seru di aplikasi ipusnas, saya menjumpai Resign! Untuk mendapatkan buku ini saya perlu berbulan-bulan. Dalam kurun waktu peminjaman selama 7 hari, hanya dua hari saja saya manfaatkan untuk membaca sebagian novel ini. Sisanya, bergentayangan meminta dituntaskan. Rasa penasaran akhirnya terobati setelah saya menemukan kembali novel ini di aplikasi ikaltara.

Novel metropop besutan Almira Bastari ini mengisahkan kehidupan pekerja kantor. Alranita, Carlo, Karenina, dan Andre menamai geng mereka dengan Cungpret, alias kacung kampret. Keempatnya bertaruh untuk lebih dulu resign dari kantor konsultan terbaik ketiga. Usaha untuk resign tak semudah yang dibayangkan. Tigran, bos yang irit bicara dan perfeksionis, selalu berhasil menggagalkan rencana interview kerja The Cungpret.

Alranita, alias Rara, dituntut sempurna dalam bekerja. Berkali-kali hasil kerjanya direvisi, bahkan dilempar. “Lo itu sekarang kayak zombi! Resign deh! Perempuan seumur lo itu harusnya cantik, haha-hihi, bergaul di mall, bukannya rambut digulung dan muka pucat kecapekan nggak jelas gini.” (Hal. 52) Karenina merasa prihatin dengan keadaan partnernya itu.

Status Alranita sebagai pegawai termuda di tim Tigran, akhirnya digeser oleh Sandra. Bukannya menjadi partner yang baik, Alranita justru merasa direpotkan oleh tingkah Sandra yang belum bisa beradaptasi dengan kinerja pegawai kantor yang super cepat dan serba bisa.

Sandra secara terang-terangan mengaku menyukai Tigran sejak lama. Lebih lanjut, ia menceritakan sosok Tigran. Hal itu sukses membuat The Cungpret melongo. Tebakan Cungpret mengenai komandannya lumayan benar. “Mulai hari ini, lo anggota tetap kami,” (Hal. 81)

“Cungpret akan selamanya menjadi Cungpret, di luar kantor sekalipun.” (Hal. 103)Beberapa kali kesempatan, Alranita secara tak sengaja berduaan dengan Tigran. Mulai kondangan bareng di nikahan Carlo, bertemu di Langkawi, hingga tragedi penandatanganan operasi usus buntu Tigran. Lain kisah, terdapat unsur kesengajaan salah satunya untuk bisa berdua, yakni nonton bioskop kelas velvet, dan dinner McD di Bali. Berhadapan dengan Tigran di luar kantor membuat Alranita takut terlibat affair dengan bosnya itu, dan menjadi bahan gosip.

ArtikelTerkait

Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

You Can If You Think You Can: Resensi Buku Kebiasaan-Kebiasaan Unik Orang Sukses & Kaya Raya

Membentuk Kebiasaan Baik Dalam Hidup: Resensi Buku Atomic Habits

“Kenapa sih kamu nggak mau banget kelihatan berduaan sama saya? Saya single, kamu single, terus masalahnya apa?” (Hal. 227) Alranita berkeyakinan bahwa omongan lelaki berusia matang itu hanya ngalor-ngidul saja.Tidak hanya kelakuan Tigran, Alranita juga dibuat pusing oleh isu pengunduran diri salah satu pegawai. Sesama Cungpret saling menaruh curiga. Masing-masing dari mereka enggan rugi bandar karena kalah taruhan.

Membaca novel Resign! Sama sekali tak membuat bosan. Bahasa yang digunakan dalam novel ini ringan dan mudah dipahami. Pada tiap bab, penulis memasukkan unsur jenaka yang bernilai. “Gosip itu seperti energi—tidak mungkin dihilangkan, tetapi dapat berpindah dan berubah bentuk.” –Hukum Fisika Cungpret (hal. 132).

Sampul novel ini cukup menarik perhatian. Terpampang jelas ilustrasi cacahan kertas yang membentuk kata “Resign!”. Hal tersebut sesuai untuk menggambarkan dunia kantor.

Permasalahan kantor yang disuguhkan penulis, sebatas antara bawahan dengan atasan. Sesama bawahan tidak benar-benar saling menjatuhkan. Situasi ini tidak cukup relate dengan misi taruhan antar tokoh.

Asyik membaca Resign!, tiba-tiba saja sudah mencapai akhir. Terdapat kekurangan pada alur novel ini karena terkesan buru-buru dan penyelesaian hanya dikisahkan pada lima halaman terakhir.

Penulis : Ni’amil Jannati

Editor : Siti Nureliza

Tags: Almira BastariBuku resign Almira BastariNovelNovel resignresensiResign
Redaksi Al-Mizan

Redaksi Al-Mizan

Related Posts

Film Civil War: Membaca Realitas Pahit dari Lensa Jurnalis

Film Civil War: Membaca Realitas Pahit dari Lensa Jurnalis

18 Maret 2026
Resensi Film Love You to Debt

Resensi Film Love You to Debt

14 Februari 2025

Mengirim Senja, Menerima Kenyataan: Sebuah Perjuangan Cinta dalam Sepotong Senja untuk Pacarku

31 Januari 2025
Sumber: Gramedia

Resensi Twenty-Four Eyes: Realita Pendidikan Dan Impian Anak-Anak

26 Desember 2024
Poster Film Kang Mak From Pee Mak, instagram Falcon Pictures

Resensi Film Kang Mak from Pee Mak, Keberhasilan dalam Adaptasi Film Horor Thailand

26 Desember 2024
Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

1 Oktober 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In