• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Resensi Film : Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang

Karimatun Nisa by Karimatun Nisa
4 Februari 2023
in Analisis, Review
0
Resensi Film : Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang

Picture by Google

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Judul : Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang
Penulis Naskah : Angga Dwimas Sasongko, dan M. Irfan Ramli

Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Perusahaan Produksi : Visinema Pictures
Durasi : 106 menit
Tanggal Rilis : 2 Februari 2023

Tempat Rilis : Indonesia

Genre : Drama, keluarga

Peresensi : Karimatun Nisa’

Film Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang dirilis pada 2 Februari 2023. Film yang merupakan sekuel dari Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) diadaptasi dari novel karya Marchella F.P yang juga penulis dari novel NKCTHI. Ditulis Angga Dwimas Sasongko, dan M. Irfan Ramli, film ini berhasil disutradarai dengan apik oleh Angga Dwimas Sasongko, di bawah naungan rumah produksi Visinema Pictures. Film berdurasi 106 menit ini diperankan oleh Sheila Dara Aisyah (Aurora),   Jerome Kurnia (Kit), Lutesha (Honey), Rio Dewanto (Angkasa), Ganindra Bimo (Jem), Rachel Amanda (Awan). Film yang berlatar di London ini memiliki sinematografi dan latar musik yang mendukung sehingga membuat penonton terbawa suasana saat menontonnya.

ArtikelTerkait

Membaca “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” di Tengah Sengkarut Penegak Hukum dan Krisis Energi yang Menampar Rakyat

Syafaat Bubur Suro 2026, Kolaborasi Budaya Krapyak dan Ekonomi Syariah

Dorong Penghijauan Kampus di UIN Gus Dur, Menteri Agama Berikan Pembinaan Ekoteologi

Melanjutkan kisah keluarga di film sebelumnya, pada sekuel ini lebih membahas tentang Aurora si anak tengah yang sering kali merasa terabaikan. Aurora yang sedang menjalankan studi di London dan terjebak toxic relationship dengan Jem sehingga tidak bisa tepat waktu menyelesaikan kuliahnya. Hal ini membuat Aurora tidak bisa menghubungi keluarganya dan lost contact selama 2 bulan lamanya. Hingga akhirnya Angkasa dan Awan menyusul Aurora ke London untuk memastikan keadaan Aurora.

Masalah bertambah pelik, karena kehadiran Angkasa dan Awan justru semakin membuat Aurora merasa tidak nyaman. Hal ini diperparah dengan kecerobohan Angkasa yang membuat Aurora kembali terjebak dalam toxic relationship.

Film ini membuat kita sama-sama bertanya-tanya, “Apa makna rumah sebenarnya?” dan di film ini pula Aurora menjawab bahwa baginya “London” justru menjadi rumah, dimana dia bertemu dengan Honey dan Kit, kedua sahabatnya.

Film dengan alur campuran ini mungkin akan membuat kita salah  paham dengan Aurora di awal cerita. Terdapat adegan dimana Aurora menceritakan kondisinya saat ini kepada kedua saudaranya, namun dalam adegan ini Angga Dwimas Sasongko sengaja membuat kamera menampilkan ke arah lain dan membuat suara Aurora redam tak terdengar, hal ini membuat penonton menerka-nerka pembicaraan mereka, dan menilai Aurora egois karena tidak memberikan kabar kepada keluarganya di Jakarta.

Jalan cerita yang tidak teratur, membuat satu per satu pertanyaan penonton terjawab seiring berjalannya waktu. Kita baru bisa mengerti bagaimana kondisi satu persatu tokoh setelah perjalanan panjang yang rumit itu.

Film ini mengajarkan kita bagaimana cara menghadapi orang lain dengan hati dan perasaan tenang, agar membuat orang lain nyaman. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk memahami kita, tetapi bisa menjelaskan tentang diri kita agar orang lain bisa belajar memahami kita pula.

Film ini cocok ditonton untuk membuat kamu lebih peka dengan keadaan sekitar, agar kamu menjadi manusia yang lebih berempati dan tidak hanya memikirkan diri sendiri. Film dengan cerita yang ringan namun sarat akan makna ini, dapat membantu kamu sejenak meresapi tentang makna “Rumah” yang mungkin selama ini masih kamu cari.

Editor : Nela Salamah

Karimatun Nisa

Karimatun Nisa

Related Posts

Membaca “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” di Tengah Sengkarut Penegak Hukum dan Krisis Energi yang Menampar Rakyat

Membaca “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” di Tengah Sengkarut Penegak Hukum dan Krisis Energi yang Menampar Rakyat

17 Juli 2026
Fenomena Zero Post, Ketika Memilih Diam dan Menghilang dari Media Sosial

Fenomena Zero Post, Ketika Memilih Diam dan Menghilang dari Media Sosial

9 Juni 2026
Refleksi Budaya Hormat dan Sikap Fanatisme Berlebihan

Refleksi Budaya Hormat dan Sikap Fanatisme Berlebihan

5 Juni 2026
Kecemasan Sosial Gen Z di Era Digital

Kecemasan Sosial Gen Z di Era Digital

28 Mei 2026
The “Tumbal”: From Harvard to Prison

The “Tumbal”: From Harvard to Prison

23 Mei 2026
Putusan MK: Jakarta Masih Ibu Kota, Tanda Pemerintah Belum Siap Sepenuhnya

Putusan MK: Jakarta Masih Ibu Kota, Tanda Pemerintah Belum Siap Sepenuhnya

21 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In