• Kirim Tulisan
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Online
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

Fatma Inayah by Fatma Inayah
30 April 2026
in Berita, Kampusiana
0
Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

Foto: Alis

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

lpmalmizan – Bentuk refleksi spiritual di tengah isu krisis lingkungan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Seminar Nasional Jihad Ekologis di Gedung Student Centre, Kampus 2 pada Selasa (28/4).

Seminar ini bertajuk “Jihad Ekologi dengan Perspektif Sufisme”. Dialog dalam seminar ini berusaha mengaitkan persoalan ekologis dengan dimensi spiritualitas Islam.

Maghfur, Ketua Acara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya kampus membangun kesadaran ekologis yang mendorong perubahan perilaku.

“Persoalan lingkungan tidak cukup diselesaikan dengan pendekatan teknis saja. Perlu ada kesadaran batin yang mendorong perubahan perilaku,” ungkapnya.

Kiai Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq sebagai narasumber utama, menyoroti pola konsumtif manusia terhadap kekayaan alam yang telah menjadi siklus terus-menerus, serta sifat eksploitatif manusia yang menurutnya selalu berulang dalam sejarah peradaban. Ia juga menjelaskan bahwa ketika peradaban mencapai titik eksploitasi, maka akan muncul gerakan spiritual sebagai bentuk koreksi.

“Kita ini sering lupa bahwa alam bukan sekadar sumber daya, tapi bagian dari keseimbangan hidup. Ketika manusia terlalu jauh mengeksploitasi, di situlah spiritualitas hadir untuk mengingatkan,” tuturnya.

ArtikelTerkait

Ampera Gelar Panggung Rakyat Bentuk Kepedulian terhadap Sosial

Laut Bercerita: Kisah Perjuangan dan Kehilangan

Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

Ratusan peserta turut hadir dengan antusias dalam mengikuti rangkaian acara demi acara. Navi, salah satu peserta, memberikan kesan positif terhadap seminar ini karena sesuai dengan isu yang sedang menjadi perhatian global mengenai kesadaran ekologis. Ia juga berharap pihak kampus juga menerapkan jihad ekologis di lingkungan UIN Gus Dur.

“Acara ini sesuai dengan isu yang sedang tren global yaitu tentang lingkungan hidup dengan mengambil tema jihad ekologis. Tinggal tindak lanjutnya saja, saya harap Pak Rektor agar bisa membentuk lembaga khusus yang mengurus sampah kampus agar tidak keluar,” ujar Navi.

Diskusi yang berjalan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga reflektif. Para peserta diajak melihat kembali hubungan manusia dengan alam, bukan dijadikan sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai amanah yang harus dijaga dan digunakan dengan batas yang cukup.

Melalui seminar ini, UIN Gus Dur membuka ruang refleksi di mana ilmu pengetahuan dan kesadaran berjalan beriringan dalam merespons persoalan zaman.

 

Penulis: Fatma Inayah

Tim liputan: Fatma, Alis, Alfy

Editor: Achmad Bagas Pranata

Tags: #Jihad Ekologis#LPM Al Mizan#UINGusdur
Fatma Inayah

Fatma Inayah

Related Posts

Ampera Gelar Panggung Rakyat Bentuk Kepedulian terhadap Sosial

Ampera Gelar Panggung Rakyat Bentuk Kepedulian terhadap Sosial

30 Agustus 2026
Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

Penuntut Umum KPK Hadirkan 11 Saksi dalam Sidang Ketiga Pembuktian Mantan Bupati Pekalongan

24 Agustus 2026
Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

Yenny Wahid Bagikan 3 Nilai Utama dan 5 Aksi Nyata di Hadapan Mahasiswa Baru UIN Gusdur Pekalongan

20 Agustus 2026
PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

PBAK UIN Gus Dur Digelar Empat Hari, Maba 2026 tak Dipungut Biaya Tambahan

24 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI, Mahasiswa Baru UIN Gusdur Donasikan Buku sebagai Bentuk Kepedulian Literasi

Meriahkan HUT RI, Mahasiswa Baru UIN Gusdur Donasikan Buku sebagai Bentuk Kepedulian Literasi

20 Agustus 2026
Sembilan Saksi Suarakan Intervensi Proyek Outsourcing dan Iuran Tematik Ulang Tahun Bupati dalam Sidang Kedua Fadia Arafiq

Sembilan Saksi Suarakan Intervensi Proyek Outsourcing dan Iuran Tematik Ulang Tahun Bupati dalam Sidang Kedua Fadia Arafiq

15 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In