• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Mulailah Kenali Dirimu Sendiri: Resensi Buku Berdamai Dengan Diri Sendiri

Putik Setiyani by Putik Setiyani
25 Januari 2024
in Analisis, Review
0
Image by: Gramedia

Image by: Gramedia

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Judul Buku                  : Berdamai Dengan Diri Sendiri

Penulis                         : Muthia Sayekti

Penerbit                       : Psikologi Corner

Tahun Terbit               : 2018

Tebal Halaman            : viii + 213 Halaman

Peresensi                     : Putik Intan Setiyani

ArtikelTerkait

Mengirim Senja, Menerima Kenyataan: Sebuah Perjuangan Cinta dalam Sepotong Senja untuk Pacarku

Komunisme dan Kamerad Kliwon: Resensi Novel Cantik Itu Luka

Hijab Tidak Wajib? Resensi Buku Jilbab & Aurat

Sebagian manusia bisa memberikan solusi permasalahan kepada orang lain, tetapi dengan diri sendiri apa kabar? Kerap kali muncul setelah seseorang memberikan solusi kepada orang lain.  Tidak mudah untuk memahami diri kita sendiri,bahkan  menurut Mike Robbins “Musuh terbesar dalam kehidupan sebenarnya tidak lain adalah diri kita sendiri”. Terbilang susah untuk dikalahkan dalam dunia perbatinan manusia tetapi benar terjadi. Meski begitu kita semua harus bisa memahami  sejauh mana diri kita sendiri sehingga kita dapat mengetahui dimana kelemahan dan kelebihan diri sendiri.

Kita sering mendengarkan orang lain menilai kita, tetapi kerap kali justru itu menjadi insecure  yang membuat diri kita semakin down atau stag dalam fase memperbaiki diri.  Jika dilihat dari sisi lainnya, penilaian orang lain bisa dijadikan sebagai evaluasi diri kita menjadi berusaha menjadi lebih baik lagi. Banyak orang  dikendalikan oleh orang lain bukan dirinya sendiri hal ini kerap kali karena diliputi oleh rasa tidak percaya dengan diri sendiri. Ketika kita sudah menerima segala kenyataan dalam hidup kita artinya kita sudah bisa berdamai dengan diri kita sendiri.

Dalam kehidupan tentunya setiap manusia tidaklah lepas dengan  sebuah konflik.  Mulai dari konflik keluarga, kerja, pertemanan, pasangan dan lain sebagainya. Adapun seseorang yang sudah berdamai dengan dirinya sendiri akan lebih matang dalam menyelesaikan konflik tersebut.

Dalam buku ini pembaca akan dibawa penulis untuk berpikir bagaimana diri kita hari ini dan selanjutnya, bagaimana seharusnya kita bertindak. Buku ini dibagi menjadi 6 bab terkait diri sendiri mulai dari bagaimana kita memahami diri kita sendiri, bagaimana berdamai dengan kekurangan kita, melihat potensi kita, melihat potensi orang lain seharusnya bagaimana dan lain sebagainya. Buku ini mirip seperti buku-buku psikologi yang dikemas begitu menarik oleh penulis.

Penulis menyajikan setiap bab dengan penuh rinci dan jelas serta memberikan contoh secara relate dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pembaca akan lebih memahami apa yang disampaikan penulis. Terdapat kata  motivasi yang menjadi salah satu hal semangat diri sendiri.  Buku ini juga bisa menjadi salah satu solusi bagaimana diri kita menghadapi permasalahan yang terjadi, lebih menerima kekurangan dalam diri kita dan kiat kita bagaimana untuk bersikap ketika mendapatkan suara luar. Lebih bisa mengolah rasa insecure menjadi hal-hal yang positif.  Selain itu bahasa yang digunakan juga menggunakan bahasa ringan sehingga pembaca mudah memahaminya

Dengan berbagai kelebihan, tentunya pasti ada kelemahan. Kelemahan dalam buku ini adalah penulis mengutip kata dari tokoh-tokoh yang mendukung sesuai pembahasan tetapi dalam  bahasa inggris  sehingga membuat pembaca yang bahasa inggris kurang  harus mencari  arti kata tersebut. Selain itu mungkin bisa disajikan gambar tokoh-tokoh orang luar yang mengambil kata-kata tersebut sebagai mengisi kekosongan halaman.

Buku ini cocok dibaca oleh orang dalam kalangan beranjak remaja sampai dewasa, terutama jiwa-jiwa muda yang sedang mencari jati dirinya atau sedang menghadapi permasalahan dengan dirinya sendiri. Motivasi-motivasi yang terdapat dalam buku ini mampu untuk membangkitkan bagaimana cara berdamai dengan dirinya sendiri serta bagaimana mengolah suara dari luar tentang diri kita sendiri.

Editor: Nela Salamah

Tags: Berdamai dengan Diri SendiriResensi Buku
Putik Setiyani

Putik Setiyani

Related Posts

Kecemasan Sosial Gen Z di Era Digital

Kecemasan Sosial Gen Z di Era Digital

28 Mei 2026
The “Tumbal”: From Harvard to Prison

The “Tumbal”: From Harvard to Prison

23 Mei 2026
Putusan MK: Jakarta Masih Ibu Kota, Tanda Pemerintah Belum Siap Sepenuhnya

Putusan MK: Jakarta Masih Ibu Kota, Tanda Pemerintah Belum Siap Sepenuhnya

21 Mei 2026
Mengurai Kontras antara People Pleasing dan Self Love

Mengurai Kontras antara People Pleasing dan Self Love

21 Mei 2026
Prabowo Soal Rupiah Melemah: Warga Desa Tidak Menggunakan Dollar

Prabowo Soal Rupiah Melemah: Warga Desa Tidak Menggunakan Dollar

20 Mei 2026
OSD HMT-ITB Menyanyikan Lagu Erika Memicu Kemarahan Publik

OSD HMT-ITB Menyanyikan Lagu Erika Memicu Kemarahan Publik

12 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In