lpmalmizan – Masyarakat Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang menggelar Lomba Dayung yang menjadi tradisi tahunan di aliran Sungai Sambong Klidang Lor. Lomba Dayung dilaksanakan mulai dari H+1 lebaran hingga H+7 lebaran, Senin (07/03).
Tradisi ini sudah berlangsung turun temurun dari tahun 1960-an hingga sekarang. Dahulu tradisi ini ditempatkan di sungai sebelah barat. Namun, sekitar tahun 1980-an tradisi tersebut beralih di aliran Sungai Sambong yang kini lebih luas.
Tradisi lomba dayung ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal saja namun juga dari luar Kabupaten Batang, yaitu Pekalongan, Cilacap, Bandung, dan Kendal.
Acara ini selalu meriah setiap tahunnya, kini di tahun 2025 lomba dayung diikuti 249 tim dengan 526 nomor pertandingan dan dihadiri oleh kurang lebih 2.000 penonton.
Persiapan lomba dayung ini sekitar 3 bulan sebelum acara berlansung. Sebagai tradisi, sebelum pelaksaan lomba masyarakat sekitar mengadakan slametan terlebih dahulu agar acara berlangsung dengan lancar.
“Biasanya setelah subuh sebelum lomba di mulai itu ada slametan, baru jam 8 kita mulai lombanya,” ungkap Egit Elanfiantono, ketua pelaksana.
”Tujuan utama lomba dayung ini ya untuk menjaga silaturahmi antarnelayan, karena masyarakat sini mayoritas nelayan,” ucap Egit.
Adapun kendala dalam penyelenggaraan lomba dayung ini adalah ketika air sedang pasang dan aliran air deras yang dapat menghambat jalannya perlombaan.
Terdapat tiga kategori pemenang, yaitu 4 juara utama, 4 juara harapan dan 2 juara simpatik. Hadiah yang diberikan berupa piala, sertifikat piagam, dan sejumlah uang. Perlombaan dayung tahun ini masih dimenangkan oleh juara bertahan selama 3 tahun yaitu tim ”Gedang Klutuk-Persatuan Nahkoda Batang.”
Lebih lanjut, Egit menyampaikan harapan kedepannya dalam perlombaan ini, “Lancar, sukses terus sampai tahun-tahun berikutnya.”
Dengan adanya lomba ini Kabupaten Batang akan menjadi tempat populer dan dikenal diberbagai wilayah. Lomba dayung mampu menggugah masyarakat untuk berkunjung dan bersilaturahmi kepada keluarga.
“Saya kesini mau silaturahmi saudara, ya sudah sekalian nonton ini saja,” ungkap Elok salah satu penonton.
Penulis: Siska Sephia
Editor: Ika Amiliya
Tim Liputan: Ayu Kusuma, Siska Sephia






