lpmalmizan – LPM Al-Mizan membekali anggota magang dengan ilmu jurnalistik lanjutan melalui kegiatan Intermediate. Langkah ini merupakan upaya LPM AL-Mizan untuk meningkatkan skill anggota magang dalam menulis berita. Kegiatan Intermediate dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan pada (11-13/5), di meeting room, Gedung Perkuliahan Terpadu UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Intermediate adalah tahap pengkaderan akhir bagi anggota magang di LPM AL-Mizan. Pada tahap ini, anggota magang mengikuti rangkaian kegiatan diantaranya, pemaparan materi, praktik liputan mendalam, hingga presentasi hasil liputan.
Ibnu, Pimpinan Umum LPM Al-Mizan menyatakan bahwa acara ini merupakan sarana menyiapkan anggota magang untuk siap berperan dalam masyarakat.
”Membekali untuk bisa terjun langsung kedalam suatu instansi dalam pemerintahan ataupun diluar pemerintahan yang berhubungan dengan jurnalistik,” ujar Ibnu.
Dalam kegiatan ini, terdapat 4 materi yang diberikan kepada anggota magang. Tiga materi diberikan pada hari pertama, satu lainnya diberikan pada hari ke-3. Materi pertama yaitu materi Analisis Wacana Kritis yang disampaikan oleh Fiqi Porniadi, sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Materi kedua yakni Jurnalistik Investigasi disampaikan oleh Dimas Prasetya, Dosen Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN Gusdur.
Materi ketiga yaitu Indepth Reporting disampaikan oleh Robby Bernadi, Jurnalis CNN-Detik.com. Kemudian materi ke-4 yaitu materi SEO oleh Elif Hudayana seorang Penulis konten SEO Radar Pekalongan.
Titi, salah seorang anggota magang LPM Al-Mizan menyatakan bahwa acara ini menambah wawasan baru baginya.
“Sangat seru soalnya aku belajar hal baru disini mba. Terus aku merasa mengubah diriku sendiri untuk lebih banyak bertanya. Terus aku bisa tau hal-hal baru dari narasumber,” ujar Titi
Kegiatan ini juga menjadi salah satu ajang membangun kedekatan antara pengurus dengan anggota magang LPM Al-Mizan. Sebagaimana dituturkan oleh Ratna, seorang pengurus LPM Al-Mizan,
“Menurut saya acara ini sangat membangun kedekatan pengurus dengan anggota magang, karena kita bisa sharingnya,” ucap Ratna.
Ketua panitia Intermediate 2025, Ainun Naimah berharap agar kedepannya kegiatan ini dapat menjadi lebih baik lagi, baik dalam segi ketepatan waktu, hingga keaktifan dari peserta.
“Persiapan bisa lebih baik. Peserta lebih aktif lagi, terus kita bisa milih materi yang lebih berkualitas,” pungkas Ainun.
Penulis: Sausan Zahra
Editor: Atika Puspita.






