• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Apa Lagi yang Kurang?

Aisa Khumairoh by Aisa Khumairoh
23 April 2020
in Puisi, Sastra
0
Apa Lagi yang Kurang?
Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Saat ini kau dikelilingi teman

Saat ini kau mampu tersenyum lebar

Saat ini kau bebas lakukan semua hal

Namun saat ini juga kau lupakan Dia

Kau habiskan waktu dengan temanmu

Bisakah kau menangis saat ini mengingat dosamu?

ArtikelTerkait

Tak Sama Tanpamu

Manusia, Alam dan Sastra—Buletin Sastra GIE Edisi 2025

Asmaraloka – Buletin Sastra GIE Edisi 2024

Ikhlaskah kau jalankan ibadah pada-Nya?

Apa lagi kurang-Nya?

Ia cukupkan semua rasa

Hingga kau lebih mencintai makhluk-Nya

Apa lagi yang tak Ia berikan pada kita, hai manusia

Ia tutup hitam menjadi putih

Hingga kita pantas mendapat cinta dari makhluk-Nya

Namun apa balas kita?

Tak ada

Makhluk berdosa menangis di suatu waktu

Meminta ampunan pada-Nya

Takutnya pada neraka dan siksa

Namun di lain masa ia lupa

Ialah tanah berisikan nyawa

Seolah ialah penguasa dunia raya

Masih sempat salahkan takdir-Nya

Ribuan nikmat tak dirasa tumbuhkan iman

Satu sengsara malah meruntuhkan taqwa

Maunya apa, manusia?

Tags: puisisastra
Aisa Khumairoh

Aisa Khumairoh

Related Posts

Tak Sama Tanpamu

Tak Sama Tanpamu

28 April 2026
Rendang

Rendang

11 April 2026
Bengawan Solo

Bengawan Solo

15 Januari 2026
Dia Yang Datang Bukan Untukku

Dia Yang Datang Bukan Untukku

5 Januari 2026
Pergolakan Emosi

Pergolakan Emosi

5 Januari 2026
Di Punggung Sunyi Hutan

Di Punggung Sunyi Hutan

4 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In