lpmalmizan – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Mizan dianugerahi penghargaan karya Jurnalistik terbaik atas Majalah Bala Industri Edisi 27, tahun 2022 oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang. Penghargaan ini diberikan dalam acara Kemah Jurnalistik dan Festival Media bertema “Presma Jawa Tengah Penerang Kegelapan Demokrasi di Rezim Oligarki” di Efrata Hill Ungaran, Kabupaten Semarang pada 13-15 Juni 2025 lalu.
PLTU Batang dibangun pada tahun 2015 di Desa Ujungnegoro dan menuai berbagai protes baik dari masyarakat maupun para aktivis lingkungan, karena dianggap dapat berdampak pada kerusakan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Karya ini dinilai berhasil menggambarkan kesenjangan kehidupan masyarakat yang tidak merata, baik sebelum maupun sesudah adanya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang.
Kemudian bagaimana janji-janji yang sebelumnya dielu-elukan oleh pihak pembangunan untuk masyarakat. Tidak hanya dampak secara umum, namun majalah ini menyajikan liputan mendalam terkait kualitas air yang digunakan masyarakat Ujungnegoro.
Syamsul Bakhri, selaku pembina LPM Al-Mizan menganggap bahwa pencapaian ini adalah bukti keberanian dan ketajaman LPM Al-Mizan dalam mengangkat realitas sosial.
“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi atas karya jurnalistik, tetapi juga bentuk pengakuan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan suara masyarakat kecil yang sering terpinggirkan. LPM Al-Mizan menunjukkan keberanian dan ketajaman dalam mengangkat realitas sosial. Saya berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang kritis, berimbang, dan berpihak pada nilai-nilai keadilan sosial,” terangnya.
Dalam acara ini, turut hadir 50 perwakilan pers mahasiswa se-Jawa Tengah yang memamerkan karya jurnalistiknya melalui pameran karya. Pelatihan pembuatan proposal liputan yang diharapkan dapat diaplikasikan pada setiap LPM.
Selain itu berbagai kegiatan mulai dari FGD, diskusi, kesaksian jurnalis mahasiswa yang menjadi korban represi aparat, pemaparan materi dari jurnalis profesioal, salah satunya Jurnalis Tempo Jamal Abdun Nasr tentang Pengenalan Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers, pelatihan pembuatan proposal penelitian yang diharapkan dapat membantu proses peliputan di LPM masing-masing dan berbagai kegiatan lain.
Penulis: Muslimah
Editor: Atika Puspita Rini.






