• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Ratna Puji Astuti by Ratna Puji Astuti
24 Januari 2026
in Berita, Regional
0
Menjelang Lebaran, Menhub Evaluasi Jalur Kereta Api Pekalongan-Sragi Terdampak Banjir

Foto: Instagram @perhubunganjtg

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

lpmalmizan – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung sejumlah titik jalur kereta api lintas Pekalongan–Sragi yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1/26). Peninjauan ini tidak hanya dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta persiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

Menhub bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, serta Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan menyusuri titik-titik rel yang masih tergenang air. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan Sungai Bermi dan Sungai Meduri, sehingga mengakibatkan genangan di atas rel, terutama di Km 88+400 serta Km 88+900 hingga Km 89+100.

“Kita siang ini melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang tergenang. Ini bagian dari evaluasi pelaksanaan Nataru kemarin sekaligus persiapan menghadapi lebaran. Kita harus memikirkan bagaimana mengatasi banjir yang saat ini intensitasnya lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Dudy.

Ia menegaskan bahwa penanganan banjir pada jalur perkeretaapian tidak bisa lagi bersifat insidental. Menurutnya, langkah antisipasi harus disiapkan secara terukur untuk jangka pendek maupun jangka panjang, mengingat tren cuaca ekstrem yang kian meningkat.

Menhub juga menekankan bahwa PT KAI tidak dapat menangani persoalan banjir ini sendirian. Ia menyebut keterlibatan lintas sektor menjadi kunci, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian teknis, hingga lembaga yang membidangi lingkungan dan pengelolaan sungai.

“Tidak mungkin KAI bekerja sendiri. Ada beberapa titik yang penanganannya terkait dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian lain, terutama yang berkaitan dengan lingkungan dan sungai,” tambahnya.

ArtikelTerkait

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

Kecemasan Sosial Gen Z di Era Digital

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa sejak 16 hingga 19 Januari 2026 terdapat dua titik utama jalur rel di wilayah Pekalongan yang terdampak genangan air. Kondisi tersebut sempat memaksa KAI membatalkan 82 perjalanan kereta api penumpang dan 16 kereta barang, serta sekitar 76 kereta mengalami keterlambatan untuk menjaga keselamatan operasional.

Sebagai langkah darurat, KAI melakukan operation recovery dengan meninggikan jalur rel setinggi 23 sentimeter di titik terdampak. Selanjutnya, KAI akan melanjutkan pekerjaan penguatan prasarana dengan rencana peninggian rel hingga 50 sentimeter sepanjang sekitar 600 meter, termasuk penyesuaian struktur jembatan dan emplasemen.

“Kami sudah melakukan pengangkatan rel 23 sentimeter, dan selanjutnya akan kami tingkatkan hingga 50 sentimeter sepanjang 600 meter, termasuk mengangkat jembatan yang tadi kita lihat bersama. Ini untuk membuat jalur lebih stabil,” ujar Bobby.

Bobby menambahkan, saat ini sekitar 85 persen perjalanan kereta api telah pulih dan berjalan tepat waktu. Sementara 15 persen perjalanan masih mengalami keterlambatan akibat pembatasan kecepatan, namun pembatalan perjalanan sudah tidak terjadi lagi.

“Pembatalan sudah nol. Memang masih ada sekitar 15 persen keterlambatan, tapi 85 persen perjalanan sudah berjalan on time,” jelasnya.

KAI berharap kondisi cuaca segera membaik dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), genangan air diperkirakan mulai surut setelah 21 Januari 2026, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Saya sudah instruksikan tim untuk bekerja mulai hari ini. Targetnya secepat mungkin agar operasional kembali normal,” tegas Bobby.

Kementerian Perhubungan bersama KAI akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur rel dan cuaca, sebagai langkah antisipasi agar gangguan serupa tidak kembali terulang, terutama menjelang periode angkutan Lebaran yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang signifikan.

 

Penulis: Ratna Puji Astuti

Tim liputan: Ratna

Editor: Achmad Bagas Pranata

Tags: #kereta api#LPM Al Mizan#UINGusdurbanjirpekalongan
Ratna Puji Astuti

Ratna Puji Astuti

Related Posts

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

2 Juni 2026
Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

29 Mei 2026
Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

6 Mei 2026
Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

30 April 2026
BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

29 April 2026
Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

12 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In