lpmalmizan – Festival Lopis Raksasa kembali meriahkan tradisi Syawalan Kota Pekalongan. Festival ini digelar di Taman Lopis Krapyak Kidul Pekalongan tepatnya di Jalan Jlamprang Gang 8, Krapyak Kidul, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Festival yang rutin diadakan setiap tahun ini, dilaksanakan selama 3 hari (05-07/04).
Beberapa rangkaian acara turut memeriahkan festival ini seperti bazar UMKM, gambusan, akustik, jalan sehat, musik religi, dan puncaknya pada pemotongan lopis raksasa, Senin (7/4).
Ukuran lopis raksasa pada tahun ini kian bertambah dengan diameter 250 sentimeter, tinggi 235 sentimeter, dan berat total 2.041 kilogram. Sebelum pemotongan lopis raksasa, digelar juga talkshow yang membahas tentang sejarah lopis.
“Ini inovasi baru, kami adakan talkshow supaya masyarakat tau gimana asal mulanya lopis itu sendiri,” ucap Fahrudin selaku panitia.
Pemilihan tema “Eratkan Persatuan Lewat Tradisi” menyimpan harapan agar festival ini dapat menjadi simbol pemersatu perbedaan, “Sesuai dengan tema tahun ini, kami sangat berusaha untuk menjaga persatuan lewat jalur apapun salah satunya dengan lopis ini, lopis yang terbuat dari beras ketan yang lengket dan diharapkan persatuan kita tetap lengket seperti lopis,” imbuh Fahrudin.
Festival ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Pekalongan dan sekitarnya. Banyak yang sengaja datang ke Krapyak untuk mendapat lopis raksasa. Sama halnya dengan Syariful dari Bojong sangat antusias untuk mendapatkan lopis raksasa.
“Sengaja berangkat jam 8 dari Bojong khusus ke Krapyak buat dapetin lopis ini walaupun berdesak-desakan sama orang lain tapi itu sangat dapet euforianya”, ungkapnya.
Beberapa tokoh penting seperti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan, DPRD Kota Pekalongan, Kapolres, Perwakilan TNI, Perwakilan FKUB, Dinas Pariwisata dan tokoh penting setempat turut hadir pada puncak acara.
Penulis: Achmad Bagas Pranata
Editor: Ika Amiliya
Tim Liputan: Bagas & Marom






