• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

Ade Dedi Rohayana Tidak Menjabat Rektor Lagi

Arif Sopan by Arif Sopan
6 Maret 2021
in Berita, Kampusiana, Regional
0

Arsip LPM Al-Mizan 2017

Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

lpmalmizan.com – Dalam sebuah instansi, baik instansi pemerintah maupun pendidikan tentu terdapat seseorang yang memimpin. Adanya pemimpin tidak lain untuk mengatur rencana-rencana agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan dari sebuah instansi. Seperti halnya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan yang merupakan instansi pendidikan. Terukir nama Ade Dedi Rohayana, seorang pria berdarah Sunda yang lahir di Sumedang pada 15 Januari 1971. Beliau banyak dikenal orang, khususnya dikalangan IAIN Pekalongan. Bagaiamana tidak? Beliau adalah orang nomer satu di IAIN karena menjabat sebagai Rektor selama satu periode.

 Sebelum mengetahui mengenai jenjang karir dari Beliau, perlunya kita mengetahui dahulu latar belakang pendidikannya. Beliau memulai pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Cimalaka (1984), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)   Cimalaka (1987), Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN ) Sumedang (1990).

Selanjutnya untuk  pendidikan di perguruan tinggi, Beliau menyelesaikan gelar Sarjana (1994) di IAIN Sunan Gunung Djati jurusan Peradilan Islam. Setelah itu langsung melanjutkan ke jenjang Magister (S2), di IAIN Syarif Hidayatullah jurusan Konsentrasi Syariah (1998). Kemudian masih di kampus yang sama, Beliau berhasil mengejar gelar doktornya (2008).

Sebelum  menjabat Rektor, Beliau sudah menjadi Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan.  IAIN  merupakan peralihan dari STAIN, dan  Ade sendiri telah menjabat menjadi Ketua selama 2010 sampai 2016. Kemudian setelah peralihan menjadi IAIN, Ade kembali memimpinnya dengan jabatan baru yaitu Rektor. Pada 2021 ini, jabatannya digantikan oleh wakilnya sendiri yaitu, Zaenal Mustakim yang telah dilantik pada rabu (3/3).

Jauh sebelum menjadi Ketua STAIN dan Rektor IAIN, pada 2002- 2006 Beliau menjabat sebagai Seketaris Jurusan (Sekjur) Syariah. Setelah itu, Baliau beralih menjadi Ketua Jurusan Syariah pada tahun 2006 sampai 2010.

ArtikelTerkait

Spanduk Bertuliskan ‘Masih Adakah Mahasiswa? #Rakyat’ Terpasang di IAIN Pekalongan

Persiapan FUAD dalam Menghadapi Era Society 5.0

Warga Kampus Angkat Suara Perihal PTM Terbatas

Di tahun ini, Ade tidak lagi menjabat sebagai rektor, apakah Beliau akan tetap di IAIN Pekalongan dan apa jabatan setelahnya? mungkin pertanyaan itu akan muncul dari beberapa mahasiswa. Nah,  kebetulan redaksi Al-Mizan berkesempatan bertemu dengan beliau setelah serah terima jabatan dengan rektor baru (5/3).

Ade mengatakan, setelah tidak menjadi rektor, tidak menjabat apa-apa, karena tidak ada jabatan otomatis. Akan tetapi akan menjadi dosen murni di IAIN, karena rektor hanya jabatan tambahan.  Secara akdemis memiliki jabatan sebagai Lektor Kepala dengan pangkat IV dan ruang B. Namun selain itu, beliau juga masih mendaftarkan diri menjadi Guru Besar.

IAIN selama dipimpinnya, paling dibanggakan yaitu ketika berhasil merelokasikan kampus dari Kota Pekalongan ke Kabupaten Pekalongan. Relokasi dilakukan karena adanya banjir rob yang selalu menghantui tiap tahunnya. Sudah bebebrapa kali kampus yangberada di kota Pekalongan telah di tinggikan, namun tetap saja mengalami banjir. “Yang paling membanggakan saya, yaitu relokasi kampus. Di era saya, kita mulai merelokasi kampus sejak 2011, pada saat awal saya menjadi  Ketua STAIN,” ujar Ade.

Selain relokasi, transformasi lembaga dari STAIN menjadi IAIN juga menjadi proyek dari beliau. Mendekati akhir jabatannya, Beliau kembali merencanakan transformasi lembaga IAIN ke UIN. Namun, rencana tersebut belum juga terealisasikan sampai akhir jabatan. “IAIN menuju ke UIN juga tinggal membuka pintu gerbang saja, yaitu nambah satu Prodi. Rencananya akan membuka prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA),” tambahnya.

Ade berharap rektor baru, dapat lebih memajukan kampus, kemudian progam yang sedang berjalan bisa dilanjutkan. “Insyaallah mampu aku sudah yakin sama rektor baru,” ujar Ade.

Editor : Diah Ayu Setiyawati

Tags: Ade dedi rohayanaiain pekalonganiainpekalongan
Arif Sopan

Arif Sopan

Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam

Related Posts

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

Puluhan Umat Buddha Khidmat Rayakan Tri-Suci Waisak di Vihara Bodhi Dharma

2 Juni 2026
Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

Tradisi Pengantin Tebu dan Pengantin Glepung Meriahkan Selamatan Giling PG Sragi

29 Mei 2026
Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Bawa 15 Tuntutan, di Antaranya Desak Pembentukan Satgas Anti-PHK

6 Mei 2026
Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

Refleksi Spiritual di Tengah Krisis Lingkungan, UIN Gus Dur Gelar Jihad Ekologis

30 April 2026
BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

BI Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan, Kuota Menyesuaikan Keaktifan Penerima

29 April 2026
Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

Tiyo Titip Demonstran Mahasiswa Pekalongan Pada Sukirman

12 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In