lpmalmizan – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Mizan UIN K.H Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan, mengadakan Pekan Orientasi Jurnalistik (POJ) dengan tema Menulis Kebenaran, Menggerakkan Keadilan. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini, bertempat di Koramil 03 Kajen, Kab. Pekalongan (21-23/11).
Para peserta POJ yang merupakan dari berbagai Fakultas di lingkungan kampus diberikan sejumlah materi dasar jurnalistik, mulai dari Analisis Sosial dan Manajemen Isu, Dapur Redaksi, Teknik Reportase, hingga materi Layouter. Seluruh acara tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai proses produksi berita, mulai dari pengamatan masalah, pengolahan informasi, hingga penyajian visual.
Kemudian pada hari ketiga dilaksanakan prosesi pengukuhan oleh para pengurus LPM Al-Mizan tahun 2025. Dalam prosesi ini peserta POJ diresmikan menjadi anggota magang, dan kemudian bagi anggota magang dikukuhkan menjadi anggota tetap yang nantinya akan menjadi pengurus periode selanjutnya.
Ketua Pelaksana Pekan Orientasi Jurnalistik, Fatma Inayah (Anggota Magang 2025) mengungkapkan bahwa tema POJ tahun ini diambil sebagai bentuk memotivasi peserta agar menjadi jurnalis yang berani dalam menyuarakan kebenaran dan berkontribusi dalam menegakkan keadilan.
Ia juga berharap, melalui tema ini peserta mampu menghasilkan tulisan yang tidak hanya benar secara informasi, namun juga benar secara kaidah penulisan: mudah dipahami, terstruktur dan mampu ditangkap dengan jelas oleh pembaca.
Tak hanya penyampaian materi namun pada acara POJ tahun ini peserta diajak mengikuti Fokus Group Discussion (FGD) melalui diskusi film yang berjudul “DPR Musikal” yang dipilih sebagai pemantik untuk menumbuhkan permikiran kritis peserta. “Dalam POJ ini ada diskusi filmnya dengan judul DPR Musikal, jadi hal serunya adalah membangun pemikiran kritis mereka,” jelas fatma.
Selanjutnya dalam acara ini, perserta diminta untuk terjun lapangan untuk menemui calon narasumber, dengan hasil output liputan berupa pembuatan e-bulletin disetiap masing-masing kelompok disertai dengan desain layouter sebagai hasil dari materi yang telah diterima para peserta.
Menurut Nadia, salah satu peserta POJ mengatakan jika terjun liputan di lapangan menurutnya hal yang berkesan. Karena menurutnya hal itu sangat membutuhkan mental yang tinggi, dan tentunya dapat melaluinya dengan baik. Hal serupa juga disampaikan oleh Nahla “Seneng bisa terjun langsung ke lapangan untuk melakukan wawancara, dan waktu pembuatan buletin merupakan bagian terseru dan sekaligus melelahkan. Meskipun belum sempurna, tapi kami dapat banyak ilmu,” tuturnya.
Penulis: Aisyah Khairina
Editor: Atika Puspita Rini.






