lpmalmizan – Pelantikan pimpinan UIN Gus Dur baru saja dilakukan di Perpustakaan UIN Gus Dur pada Senin, (05/05). Prosesi ini berhubungan dengan pelantikan Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga dan Ketua Satuan Pengawasan Internal.
Nama-nama yang terpilih kali ini adalah nama-nama lama yang menjabat di posisi baru. Di antaranya Zaenal Mustakim yang kembali memangku jabatan Rektor, Nur Kholis sebagai Wakil Rektor I, Muhammad Hasan Bisyri sebagai Wakil Rektor II, Shinta Dewi Rismawati sebagai Wakil Rektor III. Diikuti dengan Maghfur sebagai Dekan Fasya (Fakultas Syariah), Muhlisin sebagai Dekan FTIK (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan), AM. Muh. Khafidz Ma’shum sebagai Dekan FEBI (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam), Tri Astutik Haryati sebagai Dekan FUAD (Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah). Kemudian Sopiah sebagai Ketua LPM (Lembaga Penjaminan Mutu), Moh. Sugeng Solehuddin sebagai Ketua LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), Agus Arwani sebagai Ketua SPI (Satuan Pengawas Internal), dan jabatan Direktur Pascasarjana dipangku kembali oleh Ade Dedi Rohayana.
Rektor Zaenal mengungkapkan, periodenya kali ini sepakat untuk kembali melanjutkan program sebelumnya yaitu menjadikan kampus unggul dan berdaya saing global. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kampus dalam berkompetisi, agar tidak hanya berprestasi di tingkat regional dan nasional, tapi juga di tingkat global.
Dengan peningkatan kualitas tersebut, diharapkan mampu memberdayakan mahasiswa untuk berdaya saing di tingkat global dan memiliki skill yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Untuk akademik akan mendorong mahasiswa supaya dapat berdaya global dan memiliki skil yang diperlukan di dunia kerja.”
Beliau juga memberikan atensi pada kurikulum yang berlaku di kampus saat ini. Ia menekankan agar kurikulum tidak sekedar menyajikan teori-teori namun juga output yang jelas.
“Kurikulum harus berbasis outcome tidak hanya sekadar teori ada hal-hal yang harus dicapai mahasiswa,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Rektor Zaenal juga menyoroti efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah. Ia mengungkapkan, kampus akan menyesuaikan dengan efisiensi tersebut dengan tetap memprioritaskan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Terakhir, beliau berharap pelantikan pimpinan baru dapat menumbuhkan semangat untuk berlangsungnya big team dalam menjalankan visi misi besar kampus.
“Hampir 90% orang yang menjabat saat ini adalah orang baru. Dengan orang-orang baru, tempat baru, akan menumbuhkan semangat baru,” pungkasnya.
Penulis: Khalifatun Nisa
Editor: Ika Amiliya
Tim Liputan: Khalifatun & Ibnu






