lpmalmizan Pengangguran merupakan masalah serius yang sedang terjadi di Indonesia. Banyak lulusan sekolah menengah maupun perguruan tinggi yang menganggur atau tidak bekerja disebabkan sedikitnya lowongan kerja yang tersedia. Ketidakseimbangan tersebut sangat berpengaruh terhadap jumkah pekerja di Indonesia saat ini. Dan menurut saya pribadi, pengaangguran bisa menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani, karena akan berdampak juga pada kualitas hidup karena stres dan kurang kegiatan rutin sehari-hari.
Penyebab seseorang menganggur/tidak bekerja juga sangat beragam. Tuntutan kerja yang tinggi, kriteria yang sangat kompleks, gaji yang tidak sepadan, juga lingkungan kerja yang tidak sehat bisa menjadi alasan seseorang memilih untuk tidak bekerja/menganggur. Namun, karena kurangnya lowongan pekerjaan tetap menjadi penyebab utama orang tidak bekerja.
Jika dilihat dari permasalahan tersebut, perlu adanya tindakan dan solusi agar persoalan bisa teratasi. Peran pemerintah sangat dibutuhkan karena memiliki tanggung jawab mensejahterakan masyarakatnya. Jika rakyatnya banyak yang nganggur, kinerja pemerintah juga perlu dipertanyakan. Namun jika hanya mengandalkan pemerintah untuk memeberantas masalah tersebut, mungkin tidak ada jaminan juga kita akan cepat mendapat pekerjaan dan tidak menganggur lagi. Jadi adakah solusi lain untuk mengatasinya?
Wirausaha dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wirausaha sendiri adalah individu atau seseorang yang memiliki kemampuan, kemauan dan juga keberanian untuk memulai dan mengembangkan usaha atau bisnis, dengan mengambil risiko dan menghadapi tantangan untuk kelancaran usahanya. Jadi singkatnya, wirausaha adalah dimana kita yang menjadi bos dan juga karyawan atas usaha yang kita geluti. Jika karyawan di kantor akan digaji mungkin tiap bulan, namun wirausahawan akan bisa langsung mendapat upah saat itu juga jika sudah ada pembeli maupun konsumen yang menggunakan jasa nya.
Seseorang yang berwirausaha disebut wirausahawan. Untuk menjadi seorang wirausahawan tidak semudah yang terlihat mata. Kita bahas keuntungan menjadi wirausahawan dulu, dimulai dari pengaruh yang sangat erat kaitannya dengan topik yang sudah kita bahas diatas yaitu pengangguran. Berwirausaha akan mengurangi jumlah pengangguran karena didalamnya akan menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini menjadi dampak positif dan bisa membantu orang-orang yang sedang membutuhkan kerja. Misal usaha yang dijalani berkembang, kebutuhan untuk mencari pekerja lagi juga sangat mungkin terjadi dan ini menjadi titik postif menjadi wirausahawan, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan.
Keuntungan lain yang bisa didapat ketika berani menjadi seorang wirausahawan adalah mengurangi ketergantungan pada pekerjaan formal. Ada juga kasus dimana seseorang yang sudah bekerja memilih untuk resign dan fokus untuk membuka usaha sendiri dikarenakan tuntutan kerja yang tinggi. Walaupun semua resiko akan berbalik kepada pelaku usaha, namun tingkat stres yang didapat kemungkinan akan berkurang karena kita tidak bekerja dibawah tekanan orang lain.
Namun menjadi seorang wirausahawan juga diperlukan ilmu yang matang. Semua orang bisa menjadi pengusaha, membuka usaha sendiri dan menjalankan bisnis diawal merintis. Tapi tidak banyak orang yang bisa mempertahankan usahanya apapun resiko yang terjadi. Ilmu yang matang ini bisa datang dari karakteristik pribadi maupun niat untuk belajar. Perlu adanya keterampilan seperti manajemen keuangan, taktik penjualan dan pemasaran, manajemen sumber daya manusia dan juga pandai menganalisis pasar dan resiko. Mental seorang wirausahawan juga harus berbeda dari kebanyakan orang, karena kemungkinan besar akan banyak masalah yang datang kapanpun. Jika dalam satu masalah saja tidak bisa menyikapi dengan baik, kedepannya pasti akan menjadi kesulitan tersendiri dalam menjalankan usahanya.
Kerugian menjadi wirausahawan juga perlu dicermati sebelum tergiur dengan banyaknya keuntungan manis menjadi seorang pelaku usaha. Karena usaha yang digeluti adalah milik pribadi maka otomatis semua resiko ditanggung sendiri mulai dari risiko kegagalan produk atau jasa, masalah logistik, resiko kehilangan klien, perubahan pasar yang tidak terduga dan tidak jarang dilanda stres dan kecemasan.
Niat untuk mensejahterakan masyarakat mungkin mulia, dengan membuka lowongan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja baru. Namun akan selalu ada kendala didalamnya. Salah satu solusi untuk wirausahawan agar tetap bisa membantu para pencari kerja adalah dukungan pemerintah terhadap usaha-usaha yang dikembangakan oleh para wirausahawan. Karena jika dilihat lagi, wirausaha sangat berpotensi besar untuk mengurangi jumlah pengangguran yang sedang terjadi dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena usaha yang dijalankan tidak digunakan untuk pribadi saja, banyak juga karyawan yang harus ditanggung dan dibayar atas semua jerih payah yang dikerjakan, maka sebisa mungkin kemungkinan atau kerugian yang terjadi di minimalisir agar tidak menyusahkan juga untuk para pekerja. Niat awal yang baik jika dibarengi dengan usaha yang tekun dan jujur kemungkinan akan berhasil. Wirausaha bukan hanya tentang menciptakan usaha, tapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih baik.
Penulis: Fathimah
Editor: Alifatul Qaidah






