• Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
LPM Al-Mizan
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
No Result
View All Result
LPM Al-Mizan
  • Home
  • Berita
  • Analisis
  • Feature
  • Sastra
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
  • Agenda
  • Media Partner

7 Kiat Move On ala Ustadz Abdul Kholid (Hidup menjadi lebih berkah dan bahagia)

LPM Al-Mizan by LPM Al-Mizan
25 Februari 2017
in Agenda, Berita, Kampusiana
0
7 Kiat Move On ala Ustadz Abdul Kholid (Hidup menjadi lebih berkah dan bahagia)
Share on FacebookShare on TwitterShare on WA

Hari lahir (harlah)? Siapa yang tidak tahu hari lahir dirinya sendiri? Pastinya semua tahu kapan hari lahirnya. Sama seperti halnya kali ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) baru saja merayakan hari lahirnya yang ke-6. Masih sangat muda ya? Tapi diumurnya yang ke-6 ini HMPS PAI sudah banyak menorehkan berbagai prestasinya untuk kampus tercinta. Merayakan harlahnya kali ini HMPS PAI mengadakan semarak harlah yang berisikan rangkaian acara yaitu seminar budaya, lomba futsal, dan di akhiri dengan malam puncaknya yaitu pengajian bersama yang diisi oleh Bapak Ustadz Abdul Kholid Ma’arif, M. Pd.I.

Harlah kali ini sangat meriah, terbukti dengan ramainya pengunjung yang mendatangi pengajian bersama. Baik dari mahasiswa maupun masyarakat umum yang ada di Pekalongan. Faktor yang membuat hal demikian karena adanya pengisi acara yang spesial yaitu grub rebana fenomenal di Pekalongan sekelas babul mustofa (BBM). Acara puncak ini diawali dengan pembacaan shalawat dan maulid nabi yang dilantunkan dengan indah oleh BBM.

Setelah sekitar 3 jam lebih BBM bershalawat ria di malam yang special, kemudian langsung disambung dengan acara inti yaitu pengajian bersama. Ustadz Abdul Khalid sebagai pengisi acara dalam mauidhotul khasanahnya memberikan berapa tips atau kiat agar bisa move on dari hal yang buruk menuju hal yang lebih baik. Agar hidup kita bisa menjadi lebih berkah dan bahagia. Baik di dunia maupun di akhirat. Ada tujuh kiat yang beliau utarakan agar hidup kita menjadi lebih berkah dan bahagia.

Buanglah rasa benci yang ada di dalam diri kita

            Benci adalah salah rasa yang ada di dalam diri kita. Menghilangkan segala kebencian pada orang lain yang pernah ada di diri kita ialah cara bijaksana untuk kita mendapat keberkahan dan kebahagiaan. Karena apa? Ketika ada kebencian yang tertanam di diri kita maka sudah pasti hidup kita tidak akan bisa nyaman. Namun, sebaliknya jika kita hilangkan kebencian di diri kita maka hidup kita akan lebih nyaman dan bahagia.

Buanglah rasa takut dari hati kita

ArtikelTerkait

Spanduk Bertuliskan ‘Masih Adakah Mahasiswa? #Rakyat’ Terpasang di IAIN Pekalongan

Persiapan FUAD dalam Menghadapi Era Society 5.0

Warga Kampus Angkat Suara Perihal PTM Terbatas

            Arti dari membuang rasa takut ialah menghilangkanlah jauh-jauh ketakutan yang kita rasakan. Karena apa yang kita pikirkan belum tentu akan terjadi. Dengan kata lain setiap kita ingin melakukan sesuatu yakinlah bahwa apa yang kita lakukan ialah hal yang benar. Ketakutan hanya bisa membelenggu seluruh kreatifitas kita, jadi lakukanlah apa yang ingin kita lakukan (selama itu masih dalam koridor yang benar) janganlah takut!.

1/3 malam ayo diketuk pintu gusti Allah SWT

            Setelah kita bisa mengendalikan diri kita sendiri, sekarang saatnya untuk lebih dekat dengan sang pencipta kita gusti Allah SWT. Semua hal yang terjadi di dunia ini pastilah semua kehendak-Nya. Termasuk kebahagiaan dan keberkahan, semuanya datang dari-Nya. Cara untuk mendapatkan kedua hal tersebut ialah dengan mendekatkan diri kita di 1/3 malam ketika semua orang sedang lelap tertidur. Yakinlah pada saat itu semua harapan kita akan diijabah oleh Allah SWT. Caranya? Bisa dengan shalat hajat kalau kita menginginkan sesuatu, shalat tahajud kalau kita menginginkan ketenangan hati, shalat istikhoroh jika kita mau menentukan sebuah pilihan yang besar, serta berdzikirlah.

Dzikir di mana pun

Mengingat Allah di manapun bisa menjadi cara yang paling ampuh untuk mendapat ketenangan. Dengan membaca subhanallah,  walhamdulillah, walailahaillallah, wawallahuakbar dengan khusuk dan fokus hanya kepada-Nya kita berserah akan takdir yang kita jalani. Termasuk dalam kiat yang sebelumnya dekatkan diri kita di 1/3 malam, kita bisa sisipkan dzikir ini untuk terus memuja-Nya. Percayalah ketika kita butuh dengan Allah SWT, Dia pun pasti akan hadir untuk kita.

Hiduplah Sederhana

            Hidup sederhana dan selalu bersyukur secara otomatis pasti akan membuat kita lebih bahagia. Karena tidak perlu iri dengan hidup orang lain, cukup bahagia dengan apa yang kita punya. Semua yang dilandaskan dengan keikhlasan pasti akan menimbulkan kebahagiaan.

Kumpullah dengan orang shaleh

            Benar sekali dengan siapa kita berteman atau bergaul di sanalah kita bisa menentukan baik atau tidaknya apa yang kita kerjakan. Seperti pepatah mengatakan kalau kamu bergaul dengan tukang minyak wangi ya pasti kamu akan ketularan wangi, tapi kalau kamu bergaul dengan tukang sampah ya kamu akan ketularan bau sampah. Intinya ketika kita bisa berkumpul dengan teman-teman, terutama yang shaleh dalam arti baik serta mengajak kita dalam kebaikan. Kebahagiaan dan keberkahan itu pasti akan datang dengan sendirinya.

Tanamlah apa yang baik, maka apa yang kamu tuai pasti akan baik pula

            Dari dini kita bisa berbuat baik maka kita akan mendapatkan balasan yang baik juga. Konsisten adalah kunci dalam menanam kebaikan tersebut. Jangan dengarkan cacian orang lain yang hanya bisa menjatuhkanmu. Tapi, buktikanlah cacian mereka itu akan menjadi boomerang bagi mereka yang meremehkan kebaikan yang kamu lakukan. Jangan pernah menagih kebaikan apa yang akan kamu terima, tapi yakinlah kebaikan itu akan datang dengan sendirinya tanpa kamu sadari.

Ketujuh kiat ini dapat kita jalankan jika kita mau hidup lebih berkah dan bahagia. Asal kita konsisten dan yakin dengan apa yang kita lakukan, semua akan menjadi kebahagiaan yang utuh untuk hidup kita. Saling mengingatkan dalam kebaikan dengan ikhlas, keberkahan akan ada bersama kita. Ketika kita bisa satukan semua itu dan percayakan semuanya kepada Allah SWT, hidup kita akan lebih berkah dan bahagia.

Penulis : Yusuf Mantoro

Editor : Fatoni Prabowo Habibi

Tags: Hari Lahiriain pekalonganiainpekalonganPAI
LPM Al-Mizan

LPM Al-Mizan

Related Posts

Syafaat Bubur Suro 2026, Kolaborasi Budaya Krapyak dan Ekonomi Syariah

Syafaat Bubur Suro 2026, Kolaborasi Budaya Krapyak dan Ekonomi Syariah

11 Juli 2026
Dorong Penghijauan Kampus di UIN Gus Dur, Menteri Agama Berikan Pembinaan Ekoteologi

Dorong Penghijauan Kampus di UIN Gus Dur, Menteri Agama Berikan Pembinaan Ekoteologi

28 Juni 2026
Menteri Agama Resmikan Laboratorium Terpadu, UIN Gus Dur Perkuat Fasilitas Akademik

Menteri Agama Resmikan Laboratorium Terpadu, UIN Gus Dur Perkuat Fasilitas Akademik

28 Juni 2026
Aliansi Pemalang Gelar Aksi Damai di Simpang City Walk Pemalang, Suarakan Lima Tuntutan

Aliansi Pemalang Gelar Aksi Damai di Simpang City Walk Pemalang, Suarakan Lima Tuntutan

24 Juni 2026
Tanggapi Tuntutan Aksi, Pemkab Pekalongan Upayakan Tuntutan Sampai ke Pemerintahan Pusat

Tanggapi Tuntutan Aksi, Pemkab Pekalongan Upayakan Tuntutan Sampai ke Pemerintahan Pusat

19 Juni 2026
Melalui Komite Seni Tradisi, Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan Gelar Pementasan Reog Batik

Melalui Komite Seni Tradisi, Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan Gelar Pementasan Reog Batik

13 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

  • Tentang Kami
  • Pengurus
  • Kode Etik PPMI
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan

LPM Al Mizan © 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Kampusiana
    • Regional
  • Analisis
    • Esai
    • Opini
    • Review
  • Feature
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Prosa
  • Lensa
  • Gaya Hidup
  • Komik
  • Majalah
  • Buletin
    • Suara Mahasiswa
    • Sastra GIE
    • Srinthil
  • Agenda
  • Media Partner
  • Login
  • Sign Up

LPM Al Mizan © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In